SUMEKS.CO - Tak banyak yang tahu, Indonesia memiliki salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Asia, yaitu PLTS Cirata. Proyek ini menjadi bukti nyata kemajuan energi terbarukan di Tanah Air.
Keunikan ini menjadikan PLTS Cirata salah satu proyek energi terbarukan paling inovatif di Indonesia.
PLTS Cirata terletak di Waduk Cirata, Jawa Barat, dan dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga surya terapung terbesar di Asia Tenggara.
Proyek PLTS Cirata ini mulai dibangun pada tahun 2021 dan resmi beroperasi pada November 2023. Sejak diresmikan, PLTS Cirata langsung menjadi simbol kemajuan Indonesia dalam memanfaatkan energi ramah lingkungan.
BACA JUGA:ASUS Vivobook 15 Series Miliki Layar OLED Presisi, Hidup Lebih Produktif
BACA JUGA:Tecno Guncang Pasar Smartphone 2026, Ini 5 HP Terbaru dengan Fitur Canggih dan Harga Kompetitif
Pembangkit ini memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama yang diubah menjadi listrik melalui panel surya yang dipasang di atas permukaan air. Selain menghemat lahan darat, metode ini juga membantu mengurangi penguapan air waduk.
Salah satu fakta menarik, PLTS Cirata mampu menghasilkan listrik dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan listrik puluhan ribu rumah tangga. Selain itu, pembangkit ini tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga lebih ramah lingkungan.
Indonesia memiliki salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Asia, yaitu PLTS Cirata. Proyek ini menjadi bukti nyata kemajuan energi terbarukan di Tanah Air.--
Keberadaan PLTS ini juga menjadi langkah penting Indonesia dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke energi bersih yang berkelanjutan.
PLTS Cirata membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di tingkat Asia dalam pengembangan energi terbarukan. Fakta ini menjadi kebanggaan sekaligus harapan untuk masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Pastikan Keamanan Pangan MBG Layak di Konsumsi Siswa, Dokkes Polres Ogan Ilir Lakukan Food Security