Termasuk mendukung proses investigasi apabila terjadi gangguan atau insiden perjalanan kereta api.
Dengan sistem ini, potensi terjadinya tabrakan dapat dicegah karena tidak dimungkinkan dua kereta berada pada satu jalur yang sama secara bersamaan.
Untuk menjaga performa alat tetap optimal, KAI Divre III Palembang melakukan perawatan secara rutin dan berkala, mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan.
"Seluruh komponen diperiksa secara menyeluruh guna memastikan tetap berfungsi dengan baik,” tambahnya.
Perawatan dilakukan pada peralatan luar (outdoor) maupun peralatan dalam (indoor).
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Layanan Lebaran, KAI Divre III Palembang Perluas Layanan Mandiri di Stasiun
Untuk peralatan luar, petugas melakukan pemeriksaan posisi sensor (wheel detector) agar tetap presisi, pembersihan dari kotoran seperti serpihan besi dan lumpur.
Lalu pengecekan sistem grounding guna mengantisipasi gangguan akibat sambaran petir, serta memastikan koneksi kabel tetap dalam kondisi baik dan tidak mengalami korosi atau kerusakan.
Sementara itu, pada peralatan dalam, dilakukan evaluasi modul elektronik untuk memastikan kesesuaian perhitungan gandar yang masuk dan keluar, serta pengecekan power supply guna menjaga kestabilan tegangan.
Perawatan axle counter ini menjadi langkah strategis dalam meminimalisir gangguan persinyalan, yang salah satunya dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca ekstrem dan sambaran petir.
Upaya ini sekaligus mendukung terciptanya target zero accident dalam operasional perjalanan kereta api.