Dalam kesempatan itu, Adi menjelaskan bahwa kehadiran layanan jaringan 4G di wilayah Kecamatan Teluk Gelam merupakan bagian dari program internet gotong royong hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten OKI dan Telkomsel.
Menurut Adi, program ini bertujuan untuk mengentaskan wilayah blank spot dan daerah dengan sinyal lemah di pedesaan dengan memanfaatkan infrastruktur lokal yang sudah ada, seperti menara Wi-Fi milik desa, gedung walet, ruko, maupun menara masjid.
BACA JUGA:Cari Paket Internet yang Fleksibel, Kartu Halo Hadirkan Opsi Terbaru
“Dengan semangat gotong royong untuk desa Merdeka sinyal. Program ini memanfaatan infrastruktur lokal membantu menekan biaya pembangunan bagi penyedia layanan, sekaligus menghadirkan jaringan yang andal untuk mendukung aktivitas komunikasi masyarakat,” kata Adi.
Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat delapan desa di Kabupaten OKI yang telah merasakan manfaat program tersebut, di antaranya Desa Balian di Kecamatan Mesuji Raya, Karya Mukti di Kecamatan Mesuji, Suka Mulya di Kecamatan Lempuing.
Lalu desa Pulau Geronggang di Pedamaran Timur, Deling di Kecamatan Pangkalan Lampam, serta Pemantang Bina Tani di Kecamatan Mesuji Makmur.
Khusus di Kecamatan Teluk Gelam, selain Desa Kuripan, program ini juga telah menjangkau Desa Panca Tunggal Benawa dan Desa Sinar Harapan Mulya yang sebelumnya mengalami blank spot. Kini, wilayah-wilayah tersebut telah menikmati akses jaringan yang lebih baik.
BACA JUGA:Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
BACA JUGA:itel P55 Mendukung Konektivitas 5G, Tawarkan Pengalaman Internet Lebih Cepat
Adi berharap, ke depan wilayah yang masih mengandalkan tower COMBAT akan terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur permanen oleh Telkomsel agar kualitas sinyal semakin optimal dan berkelanjutan.