Sumsel Bebas Emisi 2027, Ketua DPD ADO Inisiasi 1.000 Kendaraan Listrik untuk Driver Online

Selasa 31-03-2026,19:04 WIB
Reporter : Wiwik
Editor : Wiwik

PALEMBANG, SUMEKS.CO - lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mendorong berbagai daerah mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Di Sumatera Selatan, langkah konkret justru sudah disiapkan jauh sebelum gejolak global terjadi.

Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, Asrul Indrawan, mengungkapkan pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang telah mencanangkan program menuju daerah bebas emisi pada 2027.

Program tersebut selaras dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait percepatan transisi energi bersih.

BACA JUGA:ADO Sumsel Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal, Driver Online Palembang Ingin Rasa Aman Kembali

BACA JUGA:Ribuan Ojol Apresiasi DPD ADO Sumsel, Program SIM Kolektif Berlanjut

Asosiasi bersama pemerintah daerah sudah merancang sejak awal bagaimana Sumatera Selatan bisa bebas emisi pada 2027.

"Ini bukan program dadakan, tetapi bagian dari langkah jangka panjang,” kata Asrul, Selasa 31 Maret 2026.

Sebagai langkah awal, Asrul menginisiasi masuknya kendaraan listrik merek Vinses ke Sumatera Selatan.

Program ini akan segera diluncurkan dalam waktu dekat sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah.

BACA JUGA:Relaksasi SPT Tahunan, Lapor Tanpa Sanksi hingga 30 April 2026

BACA JUGA: Gelar Aksi Damai di Mapolda Sumsel, ADO Sumsel Sampaikan Imbauan Terbuka

Menurut dia, inisiatif tersebut tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Tahap awal, SPKLU akan ditempatkan di kantor-kantor dinas Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel melalui skema kerja sama pemanfaatan aset daerah.

“Penempatan SPKLU di lingkungan kantor pemerintah juga akan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena menggunakan sistem sewa,” ujarnya.

Kategori :