“Kami ingin mengajak masyarakat menjadi nasabah bank sampah sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan penimbangan sampah secara rutin dapat menumbuhkan kesadaran kolektif sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
BACA JUGA:Besok Pemkab OKI Salurkan Rp49,7 Miliar THR PNS dan PPPK
BACA JUGA:Serap Aspirasi, Hadirkan Layanan, Salurkan Bantuan di Safari Ramadan Pemkab OKI
“Kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi ekonomi keluarga,” kata Ike.
Adapun penukaran sampah dapat dilakukan di Kantor PKK Kabupaten OKI, setiap Selasa dan Kamis, pukul 10.00–12.00 WIB dan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, setiap Jumat, pukul 09.00–11.30 WIB.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKI Muktaqid menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengubah pola lama pengelolaan sampah yang selama ini cenderung kumpul-angkut-buang.
“Melalui bank sampah, kita dorong perubahan menjadi kumpul, pilah, angkut, baru dibuang, sehingga beban tempat pembuangan akhir dapat berkurang,” ujarnya.
BACA JUGA:Safari Ramadan Pemkab OKI: Ibadah Khusuk, Pelayanan Publik Tetap Jalan
BACA JUGA:Pemkab OKI Laksanakan Safari Ramadan di 20 Lokasi Desa, Lusa Dijadwalkan ke Desa Bumi Agung
Pemerintah Kabupaten OKI berharap Bank Sampah PKK Lestari dapat menjadi percontohan bagi pembentukan bank sampah di berbagai tingkat, mulai dari organisasi perangkat daerah, sekolah, desa, hingga kecamatan.
Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya menekan volume limbah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan slogan “Cerdas Kelola Sampah, Keluarga Lestari”.