Iran Ungkap Jalan Mengakhiri Perang dengan AS dan Israel, Apa Saja?

Minggu 15-03-2026,11:02 WIB
Reporter : M Reigan
Editor : Mahmud

Namun serangan balasan dari Iran disebut sangat intens dan menjadi ujian berat bagi sistem pertahanan Israel.Di tengah situasi tersebut, berbagai laporan dan rumor yang belum terverifikasi juga beredar.

BACA JUGA:Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei, Bagaimana Reakasi Warga Iran?

BACA JUGA:SIAP-SIAP, Iran akan Serang dengan Rudal Lebih Kuat, Tolak Tawaran Negosiasi Presiden Trump

Beberapa sumber menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghilang setelah sebuah rudal menghantam kompleks tempat ia diduga berlindung, meskipun informasi ini belum dapat dipastikan kebenarannya.

 Laporan mengenai kematian Iddo Netanyahu juga masih simpang siur, dengan sebagian media menyebut penyebabnya adalah kecelakaan mobil, bukan serangan militer.

Spekulasi mengenai berbagai peristiwa tersebut kemungkinan akan terus berlanjut hingga fakta sebenarnya terungkap.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tetap berkomitmen pada perdamaian di kawasan Asia Barat.

Namun ia menegaskan bahwa perang hanya dapat berakhir jika Amerika Serikat (AS)  dan Israel menerima tiga syarat utama secara tanpa syarat:Pengakuan atas kedaulatan Iran dan hak sahnya di kawasan.

Pemberian kompensasi oleh Amerika Serikat (AS)  atas kerusakan yang terjadi selama konflik.

Jaminan internasional yang mengikat untuk mencegah agresi militer di masa depan oleh AS dan Israel.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak memulai perang dan lebih memilih jalur diplomasi.

Namun mereka juga menyatakan akan terus melawan jika syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi.

 

Kategori :