Konflik Iran–Israel Memanas, Penerbangan Internasional Terganggu: Menhub Dudy Minta Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Jakarta, sumeks.co- Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat (AS) berdampak pada sejumlah penerbangan internasional, khususnya yang melintasi wilayah udara Timur Tengah.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau maskapai agar meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan situasi keamanan terbaru.
Menurut Menhub, beberapa penerbangan internasional yang melintasi kawasan tersebut mengalami pembatalan maupun penyesuaian rute.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah penerbangan yang beroperasi normal.
“Kami meminta maskapai untuk memperkuat pengawasan dan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas. Penumpang juga diimbau aktif memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing,” ujar Dudy di Jakarta.
BACA JUGA: Iran Resmi Berkabung 40 Hari Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
BACA JUGA:Innalillahi, Ayatollah Khamenei Tewas Diserang, Apakah Iran Akan Perang Terbuka?
Sejumlah Maskapai Batalkan dan Sesuaikan Rute
Beberapa maskapai asing dilaporkan menghentikan sementara layanan dari dan menuju sejumlah kota di Timur Tengah sejak konflik meningkat.
Maskapai yang melakukan pembatalan atau penghentian operasional sementara di antaranya Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, IndiGo, SriLankan Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines, dan Scoot.
Saudia Airlines masih melakukan evaluasi terhadap beberapa kota tujuan di kawasan tersebut.
Sementara itu, Ethiopian Airlines tetap beroperasi, namun menghentikan penerbangan menuju Amman (Yordania) dan Tel Aviv (Israel).
Garuda dan Lion Air Masih Beroperasi
Aemenyara Dua maskapai nasional yang melintasi wilayah udara Timur Tengah, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air, hingga saat ini belum terdampak langsung.