Cara Lindungi Data Pribadi dari Serangan Siber “State-Sponsored” Jika Terjadi Perang Dunia Siber 2026

Selasa 03-03-2026,08:20 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Pencurian identitas

Penipuan finansial

Akses ilegal ke akun keuangan

Penyebaran hoaks melalui akun korban

Informasi seperti NIK, nomor telepon, email, dan password sering kali menjadi pintu masuk awal peretasan.

BACA JUGA:Tips Tetap Sehat Selama Ramadan: Puasa Jadi Lebih Ringan Ibadah Makin Lancar!

BACA JUGA:Tak Perlu ke Bengkel, Ini Tips Aman Gurah Mesin Sendiri di Rumah Agar Mobil Lebih Irit Saat Mudik

Strategi Melindungi Data Pribadi

Gunakan Password Unik dan Panjang

Buat password minimal 12–16 karakter dengan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol. Hindari menggunakan tanggal lahir atau nama sendiri.

Gunakan password manager terpercaya untuk mengelola banyak akun.

Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)

Fitur 2FA menambahkan lapisan keamanan ekstra. Bahkan jika password bocor, akun tetap sulit diakses tanpa kode verifikasi tambahan.

Utamakan metode autentikasi berbasis aplikasi dibanding SMS jika memungkinkan.

Update Sistem Secara Berkala

BACA JUGA:Tips Melewati Banjir untuk Motor: Cara Aman agar Tidak Mogok Saat Musim Hujan

Kategori :