SUMEKS.CO,- Ramadan tak sekadar menjadi bulan ibadah bagi umat Islam, tetapi juga momentum budaya yang sarat makna di berbagai daerah.
Dari Sumatera hingga Jawa dan Bali, masyarakat memiliki cara khas untuk menyambut dan menjalani bulan suci.
Tradisi-tradisi ini bukan hanya memperkaya khazanah budaya Nusantara, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan dan simbol toleransi.
Dirangkum dari berbagai sumber Minggu 22 Februari 2026 seperti tradisi unik di daerah Kudus, kemeriahan Ramadan diawali dengan tradisi Dandangan.
BACA JUGA:Lestarikan Warisan Budaya, Kemenag RI Gelar Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Palembang
BACA JUGA:Ritual Mowea, Suami Serahkan Istri Pada Pria Lain, Bukan Tak Sakit Tapi Tradisi Memaksa Tegar
Tradisi yang telah berlangsung sejak masa Sunan Kudus ini dipusatkan di kawasan Masjid Menara Kudus.
Ribuan warga tumpah ruah memadati area sekitar masjid untuk mendengarkan pengumuman awal puasa yang ditandai tabuhan bedug.
Tradisi Dandangan Jawa Tengah saat bulan puasa--
Tak hanya bernuansa religius, Dandangan juga menjelma menjadi pasar rakyat dadakan yang dipenuhi pedagang makanan, mainan, hingga pernak-pernik Ramadan.
Bergeser ke Pulau Dewata, tepatnya di Bali, suasana Ramadan terasa unik melalui tradisi Megibung.
Tradisi makan bersama dalam satu nampan besar ini dilakukan komunitas Muslim saat berbuka puasa.
Dalam satu wadah, nasi dan aneka lauk disantap bersama-sama, mencerminkan nilai kesetaraan dan kebersamaan.
BACA JUGA:Jamu Beras Kencur: Warisan Sehat dari Dapur Tradisional yang Kaya Manfaat di Era Kekinian
BACA JUGA:Tradisi Sungai yang Mendunia, Simak Ternyata Ini Bedanya Perahu Bidar dengan Pacu Jalur