Polda Sumsel Buka Dialog Lintas Agama, Fokus Cegah Konflik Sosial

Jumat 20-02-2026,22:32 WIB
Reporter : M Reigan
Editor : Mahmud

Kapolda Sumsel Terima Audiensi FKUB, MUI dan LDII, Tegaskan Netralitas dan Pendekatan Humanis

PALEMBANG, sumeks.co- Kapolda Sumsel  Inspektur Jenderal Polisi Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menerima audiensi jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (20 Februari 2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh lintas agama guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumsel.

Audiensi berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai.

Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel turut hadir mendampingi Kapolda dalam pertemuan tersebut.

Ketua FKUB Sumatera Selatan Dr H Syarnubi Soman menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolda dalam menerima masukan dari tokoh agama.

Ia menilai kondisi kerukunan antarumat beragama di Sumatera Selatan sejauh ini berjalan kondusif dan harmonis.

Meski demikian, FKUB mengingatkan adanya dinamika internal yang perlu dikelola bersama. Salah satu tantangan yang disampaikan berkaitan dengan penyiaran dakwah di media sosial yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.

FKUB juga menyoroti kendala administratif pendirian rumah ibadah di beberapa wilayah.

Permasalahan tersebut dinilai memerlukan mediasi dan komunikasi lintas sektoral agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.


FKUB Sumsel saat silaturrahmi dengan Kapolda Sumsel --

BACA JUGA:Ratu Dewa: FKUB Jaga Kerukunan Demi Menjaga Tradisi Palembang Zero Konflik Agama

BACA JUGA:Ratusan Tokoh Agama di Indonesia, Bakal Bahas Upaya Merawat Kerukunan Umat di Silatnas FKUB 2025

Ketua MUI Sumatera Selatan Prof Aflatun Mukhtar menegaskan pentingnya dakwah yang menyejukkan dan tidak provokatif.

Alumni Gontor ini mengajak seluruh elemen umat untuk menjaga persatuan dan menghindari perbedaan pandangan yang dapat memicu konflik horizontal.

Kategori :