Lanjut Jonathan, untuk penanganan alternatif, mungkin akan meningkatkan jalan dari sekolah SD menuju ke jalan Segmen Kabupaten yakni Muara Enim - Lubai yang jaraknya hanya sepanjang 3 km sehingga nantinya masyarakat atau anak-anak sekolah bisa melewati dua akses jalan.
Sebab jika harus menunggu jalan desa sepanjang 25 km tentu akan lebih lama penanganannya karena harus bertahap.(ozi)