BACA JUGA:BSI Raih Peringkat 1 Rating ESG Global Islamic Banking
BACA JUGA: Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal
Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (subsidi rumah), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.
Direktur Distribusi dan Penjualan BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana menambah basis pelanggan antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll.
“Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui penambahan layanan operasional organik di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui Agen BSI.''
BSI juga terus memperkuat transformasi TI dan transaksi digital termasuk meningkatkan kinerja TI untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan andal dalam rangka masyarakat menjangkau lebih luas hingga pelosok negeri.
BACA JUGA:BSI Wujudkan Semangat Kepedulian Sosial dan Spiritual Melalui Run For Humanity Trail Run Sentul
BACA JUGA:Pimpin Langsung Distribusi Bantuan, Dirut BSI Kirimkan Lagi Bantuan Tambahan Untuk Masyarakat Aceh
BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu pengguna.
Sepanjang tahun 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kesejahteraan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma penyembuhan dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.