Hal ini memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja remote yang sering terhubung ke jaringan publik di luar negeri.
Dari sisi performa, tablet dengan e SIM ganda umumnya berada di kelas menengah atas hingga premium. Perangkat ini dibekali prosesor bertenaga, RAM besar, dan baterai tahan lama.
Berdasarkan klaim pabrikan yang dikutip dari dokumen spesifikasi resmi, tablet kelas ini mampu bertahan seharian untuk video meeting, pengolahan dokumen cloud, dan komunikasi real time lintas zona waktu.
Namun, pemilihan tablet e SIM ganda tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan kerja. Tidak semua tablet mendukung dua e SIM aktif secara bersamaan di semua wilayah.
Dukungan operator lokal dan kebijakan jaringan tiap negara juga mempengaruhi pengalaman penggunaan. Berdasarkan keterangan dari GSMA, kompatibilitas e SIM harus dicek berdasarkan regional market dan firmware perangkat.
Secara keseluruhan, tablet dengan dukungan e SIM ganda menjadi solusi ideal bagi pekerja remote yang membutuhkan koneksi stabil, fleksibel, dan aman di luar negeri.
Perangkat ini menggabungkan fungsi komunikasi, produktivitas, dan mobilitas dalam satu ekosistem kerja portabel.
BACA JUGA:Tablet Damsung Galaxy Tab S9 FE Usung Kapasitas Baterai Besar dengan Dukungan Fast Charging
Dengan semakin luasnya dukungan e SIM secara global, tablet jenis ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi gaya kerja lintas negara dalam beberapa tahun ke depan.