Bukan Hoaks! Motor Listrik 2026 Ada yang Lebih Murah dari HP Flagship

Senin 19-01-2026,18:52 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan motor listrik sepanjang 2025 tumbuh lebih dari 40 persen dibanding tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:Alva Cervo Pas Buat Kamu Yang Cari Motor Listrik Bergaya Sporty, Performa Mumpuni dan Fitur Modern

BACA JUGA:Motor Listrik Ramah Lingkungan Suzuki e-Access Hadirkan Desain Praktis!

Lonjakan terbesar datang dari segmen harga di bawah Rp 15 juta. Artinya, pasar terbesar bukan lagi kalangan hobi teknologi atau early adopter, tapi pengguna motor harian yang ingin biaya operasional lebih murah.

Biaya penggunaan memang jadi daya tarik utama. Berdasarkan perhitungan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, biaya listrik untuk mengisi penuh baterai motor listrik rata rata hanya sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per sekali charge, tergantung kapasitas baterai dan tarif listrik rumah tangga. 

Bandingkan dengan motor bensin yang bisa menghabiskan Rp 15.000 sampai Rp 25.000 per hari untuk jarak tempuh serupa di kota besar.

Selain itu, perawatan motor listrik juga lebih sederhana. Tidak ada ganti oli mesin, busi, atau filter udara. Komponen bergerak jauh lebih sedikit. 

BACA JUGA:Yadea Velax: Motor Listrik Pintar Berkat Sistem Yadea AiGo Miliki Tampilan Sporty dan Kekinian

BACA JUGA:Motor Listrik Alva Cervo Bisa Digeber hingga Kecepatan 103 Km Per Jam, Berikut Skema Kredit Tanpa DP

Menurut laporan internal beberapa bengkel resmi yang dikutip dalam forum industri otomotif nasional, biaya servis motor listrik bisa lebih murah hingga 50 persen dibanding motor konvensional dalam jangka panjang.

Meski begitu, masih ada tantangan yang sering luput dibahas. Umur baterai tetap menjadi perhatian utama. Umumnya baterai lithium memiliki siklus pakai sekitar 800 sampai 1.200 kali pengisian. 

Jika digunakan harian, penggantian baterai bisa diperlukan setelah 3 sampai 4 tahun. Harga baterai saat ini masih berkisar beberapa juta rupiah, meskipun terus menurun setiap tahun seiring peningkatan produksi.

Infrastruktur pengisian juga belum sepenuhnya merata. Data dari PLN menyebutkan bahwa hingga akhir 2025 jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum baru tersebar dominan di kota besar dan jalur utama antar provinsi. 

BACA JUGA:Yamaha EC-06 Bisa Tempuh Jarak 160 Km, Dibekali Motor Listrik 4,5 kW dan Baterai 4 kWh

BACA JUGA:Suzuki e-Access Usung Tampilan Khas Skuter, Saingi Motor Listrik Yamaha dan Honda

Namun untuk motor listrik, pengisian di rumah masih jadi pilihan paling praktis karena bisa langsung colok ke stop kontak standar.

Kategori :