SUMEKS.CO - Beberapa tahun lalu, fitur AI di smartphone cuma identik dengan HP mahal. Kalau dengar istilah AI, bayangannya langsung ke flagship belasan juta dengan spesifikasi dewa.
Tapi situasinya sudah berubah total di 2026. Sekarang, HP harga 2 jutaan sudah mulai dibekali fitur berbasis kecerdasan buatan yang fungsinya bukan sekadar gimmick, tapi benar benar kepakai sehari hari.
Mulai dari kamera yang bisa mengenali objek otomatis, penghemat baterai pintar, sampai asisten virtual yang makin responsif.
Perubahan ini tidak datang tiba tiba. Produsen chipset seperti MediaTek dan Qualcomm sudah lama mendorong penggunaan AI engine di prosesor kelas menengah.
BACA JUGA:Nokia X2 Edisi 2026, HP Murah Rasa Flagship, Seperti Apa Harga dan Spesifikasinya?
BACA JUGA:5 Pilihan HP Murah Spek Dewa, Cek Spesifikasi dan Harganya Sekarang
NPU atau neural processing unit yang dulu cuma ada di chip flagship, sekarang mulai turun kelas. Akibatnya, brand smartphone punya ruang besar buat menanamkan fitur AI tanpa bikin harga melonjak.
Di kelas harga 2 jutaan, fitur AI yang paling umum ditemui ada di sektor kamera. Banyak HP murah sekarang sudah punya AI scene recognition yang bisa mengenali kondisi foto seperti malam, makanan, langit, wajah, sampai tanaman.
Sistem akan otomatis menyesuaikan warna, kontras, dan exposure biar hasilnya kelihatan lebih tajam dan cerah tanpa perlu edit manual. Buat yang hobi foto buat media sosial, fitur ini cukup ngebantu.
Selain kamera, AI juga dipakai buat manajemen baterai. Sistem bisa mempelajari pola penggunaan harian, aplikasi apa yang sering dipakai, jam aktif, sampai kebiasaan ngecas.
Dari situ, HP akan membatasi aktivitas aplikasi di background yang tidak penting supaya baterai lebih awet. Di beberapa model, fitur ini bisa bikin screen on time lebih panjang satu sampai dua jam dibanding mode normal.
Fitur AI lain yang mulai sering muncul adalah noise reduction saat telepon dan voice call. Jadi suara lawan bicara tetap jelas walau lagi di tempat ramai.
Ada juga AI untuk stabilisasi video, penghalusan wajah di video call, sampai pengenal wajah yang lebih cepat dan akurat meski kondisi cahaya kurang bagus.