Saat baterai habis atau dibutuhkan tenaga ekstra, mesin bensin otomatis bekerja untuk mendukung motor listrik.
Kapasitas baterai yang lebih besar pada generasi terbaru membuat jarak tempuh listrik meningkat hingga sekitar 18 persen dibandingkan model sebelumnya, sehingga semakin efisien dan praktis untuk penggunaan harian.
Outlander PHEV juga dilengkapi sistem penggerak empat roda Super All-Wheel Control (S-AWC) yang meningkatkan stabilitas dan traksi di berbagai kondisi jalan.
Pengemudi dapat memilih mode berkendara sesuai kebutuhan, mulai dari Normal, Power, Eco, hingga mode khusus seperti Gravel, Snow, dan Mud. Hal ini membuat mobil tetap nyaman digunakan di jalan raya sekaligus tangguh saat menghadapi medan menantang.
Fitur keselamatan menjadi salah satu keunggulan utama. Outlander PHEV hadir dengan teknologi Mitsubishi Connect, sistem pengereman otomatis, adaptive cruise control, lane departure warning, serta kamera 360 derajat untuk memudahkan parkir.
Semua ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang.
BACA JUGA:Adu Tangguh Isuzu D-Max 2026 vs Mitsubishi Xpander, Mana Paling Worth It Layak Diincar?
Secara keseluruhan, Mitsubishi Outlander PHEV adalah SUV yang menggabungkan teknologi ramah lingkungan dengan kenyamanan keluarga dan performa tangguh.
Mobil ini cocok bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa kehilangan fleksibilitas mesin bensin, sekaligus tetap mendapatkan gaya modern dan fitur canggih yang mendukung kehidupan sehari-hari.