Nama yang sempat dianggap tinggal sejarah kini kembali relevan untuk dibahas, dikritisi, dan dinantikan langkah lanjutannya.
Pada akhirnya, Motorola Signature bukan soal spesifikasi tertinggi atau harga paling menggoda. Produk ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal kebangkitan, langkah awal untuk mengingatkan pasar bahwa Motorola masih punya suara dan visi.
Apakah strategi ini akan berhasil dalam jangka panjang, tentu masih perlu waktu untuk dibuktikan. Namun satu hal yang jelas, Motorola sudah kembali mengetuk pintu pasar handphone dengan caranya sendiri.