6. Konten Lebih Penting dari Sekadar Visual
Visual menarik memang penting, tetapi konten yang jelas dan relevan jauh lebih menentukan. Pengunjung datang karena ingin mendapatkan informasi atau solusi. Jika kontennya membingungkan, tampilan sebagus apa pun tidak akan banyak membantu.
7. Uji dari Sudut Pandang Pengguna
Sebelum website benar-benar digunakan, cobalah mengaksesnya seperti pengunjung biasa.
Apakah halaman mudah dibuka? Apakah informasi penting mudah ditemukan? Pengujian sederhana seperti ini sering kali membuka banyak hal yang luput dari perhatian.
8. Jangan Menganggap Website sebagai Proyek Sekali Jadi
Website bukan brosur digital yang selesai lalu ditinggalkan. Ia perlu diperbarui, disesuaikan, dan dikembangkan seiring perubahan kebutuhan. Dengan pola pikir seperti ini, keputusan yang diambil sejak awal biasanya lebih matang.
BACA JUGA:Banyak yang Salah Beli, Ini HP Gaming Bajet Mahasiswa Paling Aman di 2026
BACA JUGA:Bukan Cuma Murah, HP Gaming Bajet 2026 Ini Ternyata Kencang
9. Cari Referensi Sebelum Menentukan Langkah
Membaca referensi atau studi kasus membantu memberi gambaran yang lebih realistis tentang proses pembuatan website.
Jika Anda ingin melihat pembahasan lebih lanjut seputar pengembangan website dan hal-hal yang perlu diperhatikan, Anda bisa cek disini sebagai bahan bacaan tambahan.
10. Fokus pada Fungsi, Baru Kemudian Estetika
Website yang berfungsi dengan baik akan selalu lebih bernilai daripada website yang hanya menarik secara visual. Ketika fungsi sudah kuat, estetika bisa menyusul dengan lebih natural.
Dengan persiapan yang tepat, website tidak hanya menjadi sarana online, tetapi benar-benar berfungsi sebagai aset jangka panjang yang mendukung aktivitas dan tujuan Anda.