Mesin beragamtersedia dengan mesin 2-tak, 4-tak, dan sepenuhnya listrik (E-XC).
Suspensi: Suspensi WP XPLOR yang lembut (dibandingkan seri EXC) dan ground clearance lebih rendah, cocok untuk medan teknis.
BACA JUGA:Klaim Fantastis Motor Listrik KTM 2026: Cas 10 Menit Tempuh 580 Km, Fakta atau Sekadar Sensasi?
BACA JUGA:Motor Listrik Alva Cervo, Sekali Charge Bisa Tempuh Jarak 125 Km, Harganya Cuma Rp 40 Jutaan
Desain jok rendah, bodi ramping, dan fitur praktis seperti electric start dan tangki bahan bakar yang mudah diakses.
Varian populer KTM Freeride 350, varian 4-tak yang dianggap paling ramah pengguna, menggabungkan elemen enduro dan trail, bahkan ada yang legal untuk jalan raya.
KTM Freeride 250R: Varian 2-tak dengan mesin 249cc, terkenal ringan (sekitar 92.5 kg kering). KTM Freeride E-XC: Motor listrik dengan motor 18 kW (setara 24 hp), sangat senyap dan gesit untuk kesenangan murni tanpa emisi.
EXC Lebih fokus pada kompetisi, suspensi lebih kaku, tenaga lebih agresif, dirancang untuk performa maksimal.
BACA JUGA:Klaim Fantastis Motor Listrik KTM 2026: Cas 10 Menit Tempuh 580 Km, Fakta atau Sekadar Sensasi?
BACA JUGA:Motor Listrik Alva Cervo, Sekali Charge Bisa Tempuh Jarak 125 Km, Harganya Cuma Rp 40 Jutaan
Pengendara yang mencari motor off-road yang tidak terlalu agresif dibanding motor enduro standar. Penggemar trail, green laning, dan medan teknis.
Pencari kesenangan murni tanpa harus memikirkan performa ekstrem.
Perbedaan dengan Seri EXC, Freeride: lebih ringan, suspensi lebih lembut, tenaga lebih jinak, desain lebih ramping, cocok untuk pemula/menengah.
|