BACA JUGA:Xiaomi Redmi Note 15 5G Desain Minimalis dan Kamera 108 MP Resolusi Tinggi! Ini Spesifikasinya
Pembaruan besar lainnya datang dari sisi daya tahan baterai. Redmi A7 Pro diprediksi membawa baterai jumbo 6000 mAh, meningkat dibanding banyak ponsel entry-level sebelumnya yang rata-rata masih di kisaran 5000 mAh.
Dengan kapasitas tersebut, ponsel ini diklaim mampu bertahan seharian penuh bahkan hingga dua hari untuk penggunaan ringan.
Dukungan pengisian daya 15 watt memang tergolong standar, namun masih sepadan dengan segmentasi harganya.
Di sektor fotografi, Redmi A7 Pro tidak mengejar gimmick kamera banyak lensa. Smartphone ini kemungkinan hanya mengandalkan kamera utama tunggal dengan resolusi antara 13 MP hingga 50 MP, tergantung pasar dan varian.
Pendekatan ini dinilai realistis, karena Xiaomi lebih memfokuskan Redmi A7 Pro sebagai ponsel fungsional untuk kebutuhan dasar, bukan fotografi profesional.
Menariknya, Redmi A7 Pro diprediksi langsung menjalankan Android 15 yang dibalut dengan HyperOS generasi terbaru.
Kehadiran sistem operasi terkini menjadi nilai tambah signifikan, mengingat banyak ponsel murah masih menggunakan versi Android lama.
Dengan HyperOS, Xiaomi menjanjikan antarmuka yang lebih ringan, efisien, dan optimal untuk perangkat berspesifikasi dasar.
Dari sisi jaringan, Redmi A7 Pro masih difokuskan pada konektivitas 4G LTE. Absennya 5G memang menjadi catatan, namun hal ini cukup wajar mengingat segmen harga yang dibidik.
Xiaomi tampaknya lebih mengutamakan efisiensi harga dan kestabilan performa dibanding memaksakan fitur 5G di kelas entry-level.
Lantas, berapa harga Redmi A7 Pro di tahun 2026? Meski belum diumumkan secara resmi, berbagai prediksi menyebutkan ponsel ini akan dibanderol di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta, tergantung varian RAM dan memori internal.
Dengan mempertimbangkan tren kenaikan harga smartphone serta peningkatan spesifikasi yang ditawarkan, banderol tersebut dinilai masih kompetitif dan sesuai dengan target pasar Xiaomi.
Secara keseluruhan, Redmi A7 Pro hadir sebagai smartphone entry-level yang menawarkan kombinasi layar besar, baterai jumbo, dan sistem operasi terbaru.
Meski tidak membawa fitur premium seperti 5G atau kamera canggih, ponsel ini tetap menjanjikan pengalaman penggunaan yang solid untuk kebutuhan sehari-hari.
Jika Xiaomi mampu mempertahankan harga agresif di 2026, Redmi A7 Pro berpotensi menjadi salah satu pilihan paling menarik di segmen ponsel murah Tanah Air.