BACA JUGA:Atlet Panjat Tebing Universitas Bina Darma Sukses Raih Medali Perak dan Perunggu Porprov Sumsel 2025
Untuk itu, lanjut Bupati, dalam waktu dua tahun persiapan ke depan, Pemkab Muara Enim memastikan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana olahraga, atlit, pelatih, termasuk peningkatan standar venue agar memenuhi ketentuan Porprov.
Pemerintah daerah bersama KONI Muara Enim mulai menyusun rencana pembangunan dan renovasi fasilitas olahraga yang selama ini menjadi prioritas.
Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang demi mengangkat prestasi olahraga daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor event olahraga.
BACA JUGA:Universitas Bina Darma Bangga! Rintan Desvita Juara 1 Kelas Fighter PORPROV XV Muba
BACA JUGA:Muara Enim Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2027, Bupati Beri Atlet Bonus Rp4,08 Miliar
Sementara Ketua KONI Muara Enim M Zen Sukri mengatakan bahwa pihaknya bersama pihak terkait dalam beberapa bulan terakhir sudah secara maksimal namun hasilnya memang belum sesuai dengan harapan bersama.
"Kita sudah melengkapi seluruh administrasi sampai paparan dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Namun tim sudah memutuskan kota Lubuk Linggau menjadi tuan rumah. Dan kita harus legowo," ujarnya.
Meski gagal menjadi tuan rumah, la nut Syukri, namun hal ini bukanlah akhir segalanya melainkan akan menjadi batu loncatan untuk persiapan lebih matang di kesempatan berikutnya.
BACA JUGA:Atlet Panjat Tebing Universitas Bina Darma Sukses Raih Medali Perak dan Perunggu Porprov Sumsel 2025
BACA JUGA:Wakil Bupati Lahat Apresiasi Atlet, Targetkan Ikut Semua Cabor di Porprov Berikutnya
Mudah-mudahan dengan hasil ini tidak menyurutkan semangat para atlit, pelatih dan masyarakat Muara Enim, namun sebaliknya dijadikan motivasi untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri lebih matang lagi pada Porprov 2029 mendatang. (ozi)