Peningkatan AI juga terlihat pada fitur Smart Resource Scheduling, sebuah sistem yang memonitor kondisi perangkat secara real time.
Ketika chipset mencapai suhu tertentu, AI akan melakukan redistribusi beban kerja sehingga temperatur bisa turun tanpa penurunan performa signifikan.
Berdasarkan data dari pengujian internal OPPO Thermal Lab, fitur ini mampu mengurangi puncak suhu hingga empat derajat celcius pada skenario pemakaian berat.
BACA JUGA:Oppo A6 Pro Disebut HP Overprice, Padahal Pakai Dimensity 6300, Spek dan Desainnya Bagus
BACA JUGA:Ponsel Terbaru OPPO A6x Menawarkan Kapasitas Baterai Besar 6.500 mAh dengan Teknologi Fast Charging
Teknologi ini sangat berpengaruh ketika perangkat digunakan untuk menjalankan aplikasi grafis tinggi atau saat aktivitas multitasking intensif.
Dengan pengaturan temperatur yang lebih stabil, kinerja perangkat dapat bertahan lebih lama tanpa throttling tiba tiba.
Kemampuan AI dalam meningkatkan kualitas visual juga menjadi salah satu daya tarik ColorOS 16.
Fitur Ultra Vision Enhancement yang dikutip dari dokumen OPPO Imaging Research Center memperlihatkan bagaimana sistem AI memproses warna, ketajaman, dan kontras secara adaptif untuk berbagai jenis konten.
BACA JUGA:OPPO Reno14 5G, Ponsel Desain Unik Nyaman Digenggam
BACA JUGA:OPPO A60 Vs Infinix Note 40S: DUO HP Spek Dewa Harga 2 Jutaan Terbaik Desember 2025!
Ketika perangkat memutar video resolusi rendah atau foto yang kurang terang, AI melakukan upscaling dan penyesuaian warna sehingga kualitas tampilannya meningkat secara otomatis.
Hal ini memberikan pengalaman multimedia yang lebih konsisten tanpa harus mengubah pengaturan manual.
AI bahkan mempelajari preferensi visual sehingga hasil tuning warna akan menyesuaikan selera estetika tiap pengguna.
Fitur AI lainnya yang cukup mencuri perhatian adalah AI Voice Isolation yang digunakan untuk komunikasi.
BACA JUGA:Oppo Find N3 Fold Pilihan Ponsel Lipat dengan Performa Tinggi Berkat Chipset Snapdragon 8 Gen 2