Direktur Utama RS Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan rujukan nasional.
BACA JUGA:Manajamen PT Hutama Karya Gelar Kunjungan ke Kantor SUMEKS.CO di Palembang
"Pembangunan ini dilaksanakan dengan prinsip kolaborasi dan akuntabilitas publik dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu, dukungan serta pengawasan bersama menjadi bagian penting agar proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan layanan kesehatan nasional. Ini adalah pembangunan dari negara untuk negara. Saat ini proyek yang dijalankan merupakan bagian dari tahap pertama. Tidak menutup kemungkinan, seiring berjalannya pekerjaan dan penyesuaian kebutuhan layanan, berpotensi membuka peluang pembangunan tower kedua sesuai masterplan yang telah disiapkan," paparnya.
Hutama Karya sebelumnya juga telah sukses menyelesaikan pembangunan Gedung Ibu dan Anak RSUP Dr. Sardjito pada tahun 2024 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Pekerjaan tersebut diselesaikan melalui tahapan konstruksi yang ketat dan terpenuhi sesuai target waktu, sehingga membuktikan kemampuan perusahaan dalam menangani proyek fasilitas kesehatan yang membutuhkan pengendalian teknis tinggi. Keberhasilan ini menjadi fondasi penting bagi Hutama Karya dalam mengerjakan pembangunan Gedung CMU.
Mardiansyah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyampaikan kesiapan perusahaan dalam melaksanakan proyek ini.
BACA JUGA:Hutama Karya Luncurkan ESG Roadmap untuk Percepatan Transformasi Tata Kelola Berkelanjutan
BACA JUGA:Topping Off RSUD Kota Bima, Hutama Karya Tunjukkan Komitmen Percepat Fasilitas Kesehatan Nasional
"Pekerjaan konstruksi di area rumah sakit aktif memerlukan pengendalian yang presisi. Dengan teknologi konstruksi yang kami terapkan, kami juga berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan kerja, kesehatan, dan lingkungan untuk semua pihak. Kami menerapkan standar keselamatan yang ketat dengan prinsip Zero Fatality, agar seluruh tahapan konstruksi dapat berjalan aman dan terkontrol. Melalui koordinasi yang terstruktur dengan manajemen RSUP Dr. Sardjito, kami memastikan kegiatan konstruksi berlangsung tertib tanpa mengganggu layanan kesehatan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan Gedung CMU merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.
"Pengembangan fasilitas penunjang medis seperti Gedung CMU selaras dengan Asta Cita Pemerintah yang berfokus pada peningkatan mutu layanan kesehatan dan penguatan infrastruktur publik. Hutama Karya berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat," tutup Mardiansyah.