Seruan untuk Menyelamatkan Marwah Sejarah
Sultan SMB IV menutup surat terbukanya dengan harapan agar pemerintah mendengarkan suara masyarakat Palembang.
Ia menegaskan bahwa BKB bukan hanya milik satu daerah, tetapi bagian dari mozaik sejarah bangsa Indonesia.
“Benteng Kuto Besak adalah warisan kita bersama. Jangan biarkan sejarah terkubur oleh pembangunan yang tidak bijak.”
Surat terbuka itu menjadi penegasan bahwa perjuangan menjaga warisan budaya bukan sekadar nostalgia, melainkan upaya mempertahankan marwah sejarah, identitas, dan masa depan bangsa.