Sultan Serukan Hentikan Pembangunan RS AK Gani di Kawasan BKB: “Selamatkan Warisan Sejarah Bangsa”

Sabtu 29-11-2025,16:52 WIB
Reporter : Fadly
Editor : Mahmud

BACA JUGA:Gelombang Protes Menguat, Proyek Gedung 7 Lantai RS dr. AK Gani Dinilai Ancaman Serius bagi Keaslian BKB

BACA JUGA:Pembangunan 7 Lantai RS dr AK Gani Dikritik Budayawan Palembang, Desak Hentikan Proyek

Dalam pandangan Sultan, BKB idealnya difungsikan sebagai taman budaya, pusat edukasi sejarah, dan kawasan rekreasi publik yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Kawasan itu, katanya, adalah “halaman depan peradaban Palembang” yang tidak seharusnya dikunci dari generasi masa kini maupun mendatang.

Dua Seruan Utama Sultan SMB IV

Melalui surat terbuka yang dibacakannya, Sultan menyampaikan dua tuntutan jelas:

1. Menghentikan pembangunan RS AK Gani di kawasan BKB

Sultan meminta pemerintah pusat maupun pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh karena pembangunan tersebut:

Tidak sejalan dengan UU Cagar Budaya.

Berpotensi merusak keaslian struktur bersejarah.

Menghilangkan nilai visual dan makna simbolik BKB.

Mengancam identitas sejarah masyarakat Palembang.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan memang penting, namun lokasi alternatif yang lebih tepat seharusnya dipilih tanpa mengorbankan warisan nasional.

2. Mengembalikan BKB sebagai ruang publik yang terbuka bagi masyarakat

Sultan menegaskan bahwa BKB merupakan peninggalan Kesultanan Palembang yang memiliki nilai edukasi, budaya, dan sejarah yang luar biasa.

Kawasan itu diharapkan dapat menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat belajar, berinteraksi, dan mengenali jati diri bangsanya.

Kategori :