"Buron kami sejak Juli 2024 sudah ditangkap dini hari tadi,” ungkapnya.
Pelaku saat dikepung sedang memakai sabu berusaha melarikan diri.
BACA JUGA:Bajak Laut Topi Jerami Mengalami Peningkatan Harga Buronan, Setelah Keluar dari Wano
BACA JUGA:One Piece: Kebangkitan Raksasa Besi Setelah Berabad-abad untuk Membantu Luffy Bajak Laut Topi Jerami
"Bahkan saat terpojok sempat mengancam polisi dengan pisau", jelas Kombes Pol Fauzan.
Dalam upaya melawan petugas, Tion dilumpuhkan dengan tembakan tegas dan terukur.
Tion kemudian dilarikan ke Puskesmas Cengal untuk mendapat perawatan, namun dinyatakan meninggal dunia sesampainya di lokasi.
BACA JUGA:Bajak Laut Topi Jerami Mengalami Peningkatan Harga Buronan, Setelah Keluar dari Wano
BACA JUGA:One Piece: Kebangkitan Raksasa Besi Setelah Berabad-abad untuk Membantu Luffy Bajak Laut Topi Jerami
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, termasuk 2 bilah pisau dan senjata api rakitan laras panjang.
Tion pernah ditangkap Direktorat Polairud Polda Babel tahun 2012 dan 2013.
Setelah melakukan perompakan terhadap 11 kapal nelayan hanya dalam satu hari
Setelah menjalani hukuman, Tion kembali melakukan kejahatan serupa pada tahun 2017.
BACA JUGA:Bajak Laut Topi Jerami Mengalami Peningkatan Harga Buronan, Setelah Keluar dari Wano
BACA JUGA:One Piece: Kebangkitan Raksasa Besi Setelah Berabad-abad untuk Membantu Luffy Bajak Laut Topi Jerami
Tion masuk penjara lagi.