Selain itu, untuk meningkatkan kewaspadaan, nasabah diminta untuk mengaktifkan notifikasi transaksi melalui aplikasi BRImo, SMS, ataupun WhatsApp resmi BRI. Dengan cara ini, nasabah dapat segera mendeteksi aktivitas mencurigakan pada rekening mereka.
BACA JUGA:Kapan Lagi Buka Bareng BRI Festival 2025, Serunya Aktivitas dan Hiburan di GBK Jakarta!
BACA JUGA:BRI Hadirkan Inovasi Terbaru QRIS TAP, Permudah Transaksi Digital dengan NFC
Dalam situasi di mana informasi perbankan seperti nomor kartu, PIN, atau kode OTP telah terlanjur dibagikan kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi, BRI juga menyarankan untuk segera mengubah password atau PIN pada aplikasi BRImo dan mesin ATM.
Tindakan ini penting untuk mencegah penyalahgunaan data dan mengamankan rekening nasabah dari transaksi yang tidak sah.
Sebagai langkah pencegahan tambahan, BRI mengingatkan nasabah untuk tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.
Nasabah juga disarankan untuk selalu memastikan bahwa setiap komunikasi yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya dan sah.
BACA JUGA:BRI Perkenalkan Fitur Pemesanan Tiket Kapal di Aplikasi BRImo, Memberikan Kemudahan bagi Pengguna
BACA JUGA:Papua Global Spices Sukses Menembus Pasar Internasional, Berkat Dukungan BRI
BRI menyediakan berbagai saluran layanan bagi nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan bank dan cara melaporkan penipuan.
Nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui WhatsApp Sabrina di 08121214017 untuk mendapatkan bantuan terkait masalah ini.
Dengan semakin maraknya kasus smishing, BRI berharap seluruh nasabah dapat lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keamanan dalam melakukan transaksi perbankan.
Waspada dan berhati-hati adalah langkah terbaik dalam melindungi diri dari kejahatan digital yang semakin kompleks ini.