Selama 6 pekan itu Israel haru menarik semua pasukannya yang masih berrtahan di beberapa bagi wilayah di Gaza, dan begitu juga dengan bantuan yang tertahan di perbatasan Rafah Mesir akan dibuka.
Pejuang Hamas sudah berjanji akan melepaskan 33 sandera dan begitu juga dengan Isreal akan melepaskan warga Palestina yang mereka tahan selama ini.
Petinggi Hamas menegaskan bahwa genjatan senjata ini menjadi kemenangan bagi perjuangan dan keteguhan rakyat Palestina.
Mereka mampu bertahan sejauh ini dimana tentara zionis tak mampu menguasai Gaza dan mereka (Pasukan Zionis) akhirnya siap mundur dari wilayah rakyat Palestina yang berdaulat.
“Mereka gagal menguasai wilayah kami dan itu menjadi tujuan mereka selama ini,” cetus Sami Abu Zuhri.
BACA JUGA:Hari Ini Pertarungan Panas Pilpres AS 2024, Siapa Unggul dan Bagaimana Kebijakan Soal Gaza Palestina