Bos Sriwijaya FC Ditawari Pemain Lokal Palembang Gratis Malah ‘Tarik Ulur’, Bikin Fans SFC Resah

Sabtu 28-12-2024,07:01 WIB
Reporter : Julheri
Editor : Julheri

Niat hati ingin hengkang, namun dokumen pelepasan tak kunjung diberikan menagemen bahkan Gabe Silva dan Meghan Valpoort merasa terus dibohongi.

"Kami meminta dokumen pelepasan dan surat TPO kami diberikan kepada kami jika kami menerima tawaran transfer atau hanya ingin kembali ke rumah untuk bermain di sana, yang mana dokumen-dokumen ini perlu ada di tangan untuk mempercepat prosesnya," kata Gabriel Silva seperti nampak pada postingan akun supporter.palembang.id, Jumat 27 Desember 2024.

"Kami berdua bahkan sepakat untuk mengurangi biaya semua uang yang mereka miliki kepada kami sebagai pemain yang berjumlah lebih dari Rp100 juta," lanjutnya lagi menjelaskan.

BACA JUGA:Fadly Ternyata Ultah Saat Gacor Cetak 2 Gol Ketika SFC ‘Lumat’ PSPS, Netizen: ‘Makasih Yang Ultah Kasih Kado’

BACA JUGA:Ternyata Ini Tips Hendri Susilo Bikin Pemain SFC ‘Ganas’ Saat Melumat PSPS Pekanbaru, Ungkap Dewa Penyelamat 

Namun demikian managemen SFC seakan tak menggubris keinginan dua legiun asing tersebut.

"Tapi mereka malah terus berbohong kepada kami tentang memberikan dokumen pembebasan dan hanya menunda, setiap kali mereka mengatakan untuk berbicara dengan orang yang berbeda di antara nama-nama berikut tetapi mereka terus membuat alasan yang tidak nyata untuk tidak memberikan dokumen kami, Ali, Ajie, Anggoro, bahkan agen sepak bola yang bekerja di dalam klub (tidak yakin)." katanya.

Gabriel Silva dan Valpoort tengah menghadapi permasalahan dokumen tentang keinginan mereka hengkang dari tim, namun sampai saat ini belum ada dokumen yang diberikan kepada mereka.

Hingga saat ini mereka masih berstatus pemain Sriwijaya FC, semoga manajemen membaca ini.

BACA JUGA:SALUT Punggawa SFC Siap Tempur Meski Tak Digaji, Pujian Netizen Setinggi Langit, Komen Jelek Langsung Dihujat 

BACA JUGA:Krisis Financial Menerpa SFC hingga Terancam Turun Kasta, Helmy Yahya Singgung Kepemimpinan Gubernur Saat Itu

Mereka berdua sangat berharap dokumen itu segera diberikan kepada mereka berdua @gabehsilva_13 @mexx.vp" keterangan pada postingan itu.

"Terakhir kami didekati oleh agen ini dan meminta kami untuk membayar KITAS kami sendiri dan dia menyatakan bahwa dia membayar dari uangnya sendiri, yang tidak pernah diberitahukan atau disetujui oleh kami. Namun yang terpenting dalam surat penawaran kami disebutkan bahwa klub akan menyediakan dan membiayai seluruh proses KITAS," ujarnya.

"Namun di media sosial mereka mengatakan bahwa kami sudah keluar dari klub, itu tidak benar, karena pembebasan kami dan dokumen TPO tidak diberikan, dan setelah kejadian ini, uang juga menjadi milik manajemen. Selama kontrak kami masih berlaku, kami masih menjadi pemain SFC, dan Geberapa dari kami masih akan menjalankan tugasnya." jelasnya.

Sriwijaya FC dipastikan mengalami krisis pemain guna mengarungi laga lanjutan Kompetisi Liga 2 Indonesia 2024-2025. 

BACA JUGA:Suporter SFC Siap Fasilitasi Digi Sport Bertemu Gubernur Terpilih, Sekarang Susah Cari Pengusaha ‘Gila Bola’ 

Kategori :