Namun semenit berselang, UEA berhasil perkecil ketinggalan.
Lewat serangan balik cepat Waalled Maallalla, mengecoh sejumlah pemain belakang Indonesia U-17 sebelum melepaskan sepakan keras yang tak bisa dijangkau Andrika Fathir Rachman.
Kurang apiknya koordinasi lini belakang Indonesia kembali dieksplorasi para pemain UEA pada menit ke-40.
Ghaith Abdalla lolos dari pengawalan Zaky dan penyelesaian dinginnya sukses membuat kedudukan imbang 2-2.
BACA JUGA:Hasil Indonesia vs Lebanon : Timnas Garuda Menang 7-2, Langsung Tempel Iran
Setelah itu tidak ada lagi gol tercipta. Babak I Indonesia vs Uni Emirat Arab berakhir dengan skor 2-2.
Di babak kedua, Garuda Asia bermain lebih baik. Terutama M Iqbal yang lebih tenang memimpin lini belakang.
Sementara di lini depan, Bima Sakti membuat perubahan dengan memasukkan Jehan Pahlevi sebagai tandem Kaka.
Masuknya pemain muda Persija Jakarta ini mengubah permainan Indonesia.
BACA JUGA:Ranking FIFA Timnas Garuda Merah Putih Naik Segini usai Menang 2 Kali atas Curacao
Hasilnya pada menit ke-55, permainan cepat Garuda Asia membuat Kaka menguasai umpan Jehan.
Sepakan keras Kaka menghujam deras ke gawang Hamdan. Indonesia kembali unggul 3-2.
Setelah unggul, Indonesia U-17 kembali ke formasi 4-2-3-1 untuk meredam agresi para pemain UEA.
Di sisi lain, tim besutan Alberto Gonzalez semakin sulit membongkar pertahanan Garuda Asia.
BACA JUGA:Terget Timnas Indonesia U-20 Lolos Kualifikasi Piala Asia 2023 dan Siapkan Bonus
Akibatnya, hingga pertandingan Indonesia vs UEA berakhir skor 3-2 untuk Garuda Asia tidak berubah.