Martabak Har, Makyus dan Mengenyangkan

Minggu 25-09-2022,11:20 WIB
Editor : Rappi Darmawan

KULINER Palembang bukan hanya pempek dan keluarga besarnya. Ada juga Martabak Har, yang enak dan mengenyangkan. Cocok untuk sarapan, makan siang dan makan malam. 

Lantaran bisa disantap setiap waktu, kedai-kedai Martabak Har di Palembang buka sejak pagi hingga larut malam. 

Bahkan ada yang buka 24 jam juga. Jangan bingung kalau larut malam perut keroncongan. 

Martabak Har konon berasal dari India. Asal mulanya, kedai Martabak Har di Palembang milik warga asal India, Haji Abdul Razak. 

BACA JUGA:Suka Manis, Coba Masak Srikayo Ketan

Jadilah diberi nama Martabak HAR, singkatan atau inisial nama dari pemilik tokoh martabak tersebut. 

Martabak Har bisa disebut kuliner legendaris. Kedai Martabak Har pertama yang ada di Jl Jendral Sudirman, Palembang berdiri sejak 7 Juli 1947.

Martabak Har berbahan dasar tepung terigu. Adonan ini untuk membuat kulit martabak. 

Adonan terbuat dari campuran terigu, minyak, telur dan garam. Dipipihkan dengan telapak tangan agar adonan tersebut menjadi lebar. Setelah itu kedua ujung adonan dipegang lalu diputar dari sisi kiri ke kanan berulang-ulang sehingga adonan menjadi tipis dan lebar.

BACA JUGA:Trik Membuat Model Palembang yang Enak dan Lezat

Selanjutnya diberi isian telor bebek atau telor ayam, tergantung selera. Ada juga Martabak Har dengan isian sayuran. 

Lipat-lipat hingga berbentuk persegi empat dan menutupi telur, agar tidak keluar. 

Proses masaknya dengan cara digoreng. Biasanya menggunakan wajan besar berbentuk agak pipih. 

Setelah matang, berwarna agak kekuningan, angkat martabak. Sajikan menggunakan piring makan yang lebar. Siram dengan kuah kari. 

Martabak Har dimakan dengan tambahan kuah kari kambing yang dicampur kentang. 

Kategori :