SUMEKS CO PALEMBANG Terkait desakan puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Kuto Palembang P3KP agar dalam pengelolaan Pasar Kuto diambil alih pihak pemkot membuat PT Ganda Tahta Prima GTP angkat bicara Menurut Direktur PT GTP Budi Sulistiyani selaku pihak ketiga pengelola Pasar Kuto justru mempertanyakan apakah benar aksi demo di Pasar Kuto yang dilakukan oleh P3KP beberapa waktu lalu tersebut mewakili para pedagang di Pasar Kuto tersebut Karena sebelum mereka melakukan aksi demo itu kami terlebih lebih dulu mengundang perwakilan pedagang mereka menegaskan tidak tahu menahu terkait aksi yang mengatasnaman paguyuban pedagang tersebut ungkap wanita yang akrab disapa Yeyen ini dikonfirmasi Kamis 25 11 Dijelaskannya sebelum akhirnya melakukan aksi demo dengan mengajak serta awak media P3KP telah beberapa kali mencoba mencari simpati pedagang dengan membentangkan spanduk bernada provokasi Namun pedagang tetap tak bergeming dengan ajakan tersebut bahkan saat ini sepengetahuan saya pedagang yang ikut paguyuban ini hanya tersisa dua puluhan pedagang dari jumalah 230 pedagang yang menggelar dagangannya di Pasar Kuto ungkapnya Bahkan masih kata Yeyen pada saat terbentuknya P3KP pada 2013 ada juga tuntutan pihak Pemkot Palembang berupa menolak untuk direlokasi akibat pembangunan Pasar Kuto namun saat ini justru menuntut agar pihak Pemkot Palembang mengambil alih pengelolaan Pasar Kuto dan minta agar pasar tersebut dilakukan renovasi Yeyen mengaku saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Perumda Pasar Palembang Jaya dan jawabannya pun sama tidak mengetahui perihal aksi yang mengatasnamakan pedagang tersebut Terkait penundaan renovasi yang terakhir kali dilaksanakan pada 2019 sebelum pandemi Karena saat ini Pemkot Palembang bakal mengevaluasi perihal perjanjian BOT terkait pengelolaan Pasar Kuto yang telah berlangsung sejak 2013 silam tegasnya Selama kurun 2013 sampai saat ini PT GTP aku Yeyen juga telah beberapa kali melaksanakan renovasi Dananya didapatkan dari retribusi dari pedagang yang setiap harinya dipungut Rp11 ribu per kios atau los pasar Yang hasilnya diperuntukkan untuk pengelolaan kebersihan keamanan dan disetorkan untuk PAD Pemkot Palembang melalui Perumda Pasar Palembang Jaya fdl
P3KP Demo, ini Penjelasan Pengelola Pasar Kuto
Kamis 25-11-2021,15:08 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-04-2026,20:38 WIB
Terbongkar, Miras Merek Ternama Palsu Diproduksi di Sukomoro, Diracik 4 Warga Bogor Sudah 5 Bulan Operasi
Kamis 16-04-2026,16:16 WIB
Pasang Billboard Tanpa Izin Ahli Waris, Citra Sriwijaya Advertising Digugat Ganti Rugi Rp15,4 Miliar
Kamis 16-04-2026,16:27 WIB
Pemenuhan Hak Guru Agama di OKI Tuai Apresiasi
Kamis 16-04-2026,19:23 WIB
Menjawab Tulisan Dahlan Iskan 'Bertahan Menyerang'
Terkini
Jumat 17-04-2026,14:15 WIB
Jemaah Haji 2026 Wajib Tahu! Ini Sebaran Hotel di Makkah dan Jaraknya ke Masjidil Haram
Jumat 17-04-2026,13:57 WIB
Ditagih Utang Narkoba Rp200 Ribu Erwin Gelap Mata, Nyawa Teman Sendiri Melayang
Jumat 17-04-2026,13:45 WIB
Unit Ortotik Prostetik RSUP dr. Rivai Abdullah Palembang Bisa Selesaikan 10 Kaki Palsu Per Tahun
Jumat 17-04-2026,13:19 WIB
Pertamina Patra Niaga Ciptakan Ekonomi Sirkular di Kelurahan Kutawaru Melalui Program MAMAKU SIGAP
Jumat 17-04-2026,13:15 WIB