nbsp SUMEKS CO KAYUAGUNG Terdakwa RP 19 perkara kasus pencabulan yang merupakan oknum guru di salah satu pondok pesantren di Kayuagung menjalani sidang pertama di Pengadilan Negeri Kayuagung Kamis 27 1 siang Persidangan itu digelar secara virtual terdakwa tetap berada di Lapas Kelas IIB Kayuagung Dalam persidangan itu tertutup untuk umum dimana terdakwa didampingi oleh penasihat hukum Posbakum PN Kayuagung Candra Eka Septawan SH Baca Juga Oknum Guru Ponpes di OKI Cabuli 12 Santri Miris Oknum Guru di OKU Selatan Diduga Cabuli Santrinya Tadi agenda sidangnya pembacaan surat dakwaan untuk terdakwa sebanyak 3 lembar Sidangnya akan dilanjutkan kembali Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi kata Kepala Kejaksaan Negeri OKI Abdi Reza Pachlewi Junus SH didampingi Kasi Pidum Husni Mubarok SH Kamis 27 1 Dia menjelaskan terdakwa dalam perkara ini didakwa sebagaimana diatur dalam pasal 76 undang undang no 35 tahun 2014 tentang perlindungan Anak Undang undang tersebut merupakan perubahan atas Undang undang nomor 23 tahun 2002 Di dalam pasal 76E ditegaskan bahwa dilarang melakukan pemaksaan bujuk rayu tipu muslihat atau serangkaian kebohongan lainnya untuk membujuk anak melakuan perbuatan cabul Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara Tetapi karena pelaku merupakan tenaga pendidik maka pidananya ditambah sepertiganya dari ancaman pidana sehingga hukumannya 20 tahun penjara tegas Husni Perbuatan terdakwa RP 19 hingga akhirnya ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres OKI pada Rabu 17 Nopember 2021 sekira pukul 17 00 Wib di ponpes Setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban Dari perbuatan terdakwa terhadap korbannya sebanyak 12 orang dilakukan dalam sebulan Dilakukan di dalam kamar pelaku Dengan cara korban dipanggil seolah telah melakukan kesalahan karena tidak mengenakan sarung sehingga harus menerima hukuman Ternyata korban setelah masuk ke ruangan disuruh buka baju dan celana hingga terjadi pencabulan dan dibuatkan video Tak hanya itu pelaku juga mengaku mengancam para korban jika tidak mau video akan dikirim ke pimpinan Ponpes Dalam persidangan itu dengan Majelis hakim diketuai Tira Tirtona SH dengan anggota Anisa SH dan Eva SH Untuk Rabu pekan depan sidang kembali dengan agenda mendengar keterangan saksi tapi belum tahu berapa banyak saksi yang akan dihadirkan Tadi terdakwa tidak mengajukan eksepsi tutup kasi pidum nis
Oknum Guru Cabul Diancam Hukuman Penjara 15 Tahun
Kamis 27-01-2022,16:01 WIB
Editor : rappi darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 19-08-2026,09:26 WIB
Pilihan Motor Listrik Honda 2026, Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya
Rabu 19-08-2026,11:39 WIB
Daftar Motor Listrik Murah 2026 yang Dapat Subsidi Rp5 Juta, Harga Mulai Rp6 Jutaan
Rabu 19-08-2026,14:02 WIB
Mengenal Motor Listrik Buatan Indonesia: Alva, Polytron, Selis, United, Uwinfly dan Volta
Rabu 19-08-2026,11:15 WIB
Motor Listrik Polytron Fox 200 Dibekali Motor 1.500 Watt dengan Jarak Tempuh 85 Km
Rabu 19-08-2026,15:13 WIB
Panduan Budidaya Alpukat untuk Skala Besar atau Sekedar Menyalurkan Hobi Bercocok Tanam
Terkini
Kamis 20-08-2026,05:30 WIB
United C2000 Motor Listrik Bergaya Skuter Neo Klasik ala Vespa, Sekali Charge Bisa Tempuh Jarak 185 Km
Kamis 20-08-2026,04:30 WIB
Suzuki eWX Bisa Jadi Suksesor Elektrik Karimun Kotak, Desain Unik Panoramic Windshield Nyambung ke Atap
Rabu 19-08-2026,22:39 WIB
Sukses Kibarkan Merah Putih, 50 Anggota Paskibraka Diberangkatkan ke Lampung
Rabu 19-08-2026,21:25 WIB
Polda Sumsel Amankan 3 Sopir Saat Gerebek Lokasi Penimbunan BBM Solar Subsidi Berkedok Bengkel Las
Rabu 19-08-2026,21:18 WIB