SUMEKS CO PALEMBANG Tim penasihat hukum dua terdakwa kasus korupsi pengadaan barang dan jasa pembangunan turap RS Kusta Dr Arivai Abdullah menyatakan tidak sependapat mengenai vonis pidana yang dijatuhkan oleh majelis hakim Tipikor Palembang Kedua terdakwa yakni Rusman Pejabat Pembuat Komitmen PPK proyek divonis tiga tahun penjara serta terdakwa Junaidi selaku kontraktor pelaksana kegiatan pembangunan turap divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim diketuai Sahlan Effendi SH MH Jumat 18 2 Arief Budiman SH penasihat hukum terdakwa Rusman menyatakan tidak sependapat dimana dalam perkara ini adanya perjanjian adendum yang dibuat oleh Kuasa Pengguna Anggaran KPA serta Dirjen bukan dibuat oleh PPK Faktanya klien kami Rusman ini menandatangani adendum bersama terdakwa Junaidi telah berdasarkan persetujuan KPA terlebih dahulu ungkap Arief diwawancarai usai sidang vonis Maka dari itu lanjut Arief dia menilai tidak ada penyalahgunaan kewenangan sebagaimana yang disebutkan dalam pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan pidana 3 tahun penjara kepada terdakwa Rusman Untuk itu selaku penasihat hukum sebenarnya lebih cenderung untuk mengajukan banding namun tentunya ini kembali akan kita koordinasikan dahulu dengan terdakwa dan keluarga ujarnya Berbeda dengan Arief Agustina Novita Sarie SH penasihat hukum terdakwa Junaidi mengaku sangat mengapresiasi vonis yang telah dijatuhkan terhadap kliennya tersebut Ia menilai majelis hakim dalam menjatuhkan pidana telah berkesesuaian dengan fakta fakta yang sesungguhnya dipersidangan yang menyatakan pendapat serta pertimbangan berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum JPU Bahwa apa yang terjadi faktanya tidak ada satu rupiah pun diambil keuntungannya dari perkara ini oleh kedua terdakwa itu hanya bentuk kelalaian saja dalam pelaksanaan pembangunan kata Novi Masih dikatakan Novie jika atas putusan tersebut pihaknya akan pikir pikir dan mengkonsultasikan pada terdakwa Junaidi langkah hukum apa yang akan diambil untuk selanjutnya Diberitakan sebelumnya kedua terdakwa yakni Rusman dan Junaidi diganjar hukuman oleh majelis hakim Tipikor PN Palembang masing masing selama 3 dan 4 tahun penjara keduanya dinilai terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang Undang tentang Tipikor Kedua terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan wajib mengganti nilai kerugian negara dari proyek turap tersebut untuk terdakwa Rusman wajib mengganti uang Rp2 juta atau diganti 4 bulan penjara untuk Junaidi wajib mengganti uang Rp1 4 miliar atau satu tahun penjara Dalam dakwaan singkat penuntut umum kronologi perkara dugaan korupsi yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2017 dengan nilai pagu sebesar kurang lebih Rp12 miliar dalam pelaksanaannya adanya dugaan pengurangan volume proyek oleh tersangka Adapun peran dari kedua terdakwa yakni Junaidi selaku pihak kontraktor merupakan Direktur PT Palcon Indonesia dan Rusman selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK yang juga merupakan oknum ASN RS Kusta sebagai Kasubag Rumah Tangga Namun nyatanya pembangunan turap yang seyogyanya berfungsi untuk menahan penurunan tanah dari debit air dipinggir sungai hingga saat ini belum diselesaikan fdl
Dua Terdakwa Turap Divonis, ini Kata Penasihat Hukum
Jumat 18-02-2022,14:56 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 25-06-2026,08:45 WIB
Digadang Saingan Aerox 155, Ini Penampakan Vario Evo 160 Terbaru 2026 Tipe CBS Termurah
Kamis 25-06-2026,12:34 WIB
Astra Motor Edukasi Pengguna Honda: Kenali Tanda Busi Motor Harus Diganti untuk Menjaga Performa Mesin
Kamis 25-06-2026,11:07 WIB
Astra Motor Hadirkan Promo HUT ke-56, All New Honda Vario 125 Street Ditawarkan Rp5,6 Juta untuk Pemenang
Kamis 25-06-2026,12:18 WIB
Yamaha NMAX Turbo Tampil dengan Kesan Elegan dan Berwibawa di Jalan
Kamis 25-06-2026,07:58 WIB
Investor China Laporkan Progres PLTA di OKU Selatan, Gubernur Herman Deru Respon Positif
Terkini
Jumat 26-06-2026,06:43 WIB
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Keluar dari Selat Hormuz Setelah Puluhan Persyaratan Dipenuhi
Jumat 26-06-2026,06:25 WIB
Comeback Meyakinkan, Ekuador Gilas Tim Panser 2-1
Jumat 26-06-2026,06:10 WIB
Vivo X300 Ultra Bisa Set Up Kamera Profesional, Bahkan Bisa Edit Video 4K di Handphonenya Langsung
Jumat 26-06-2026,05:13 WIB
Motor Vario 160 Evo Varian Unggu Katanya Warna Kesukaan Janda, Tapi Ternyata Bapak-Bapak Juga Suka
Jumat 26-06-2026,04:12 WIB