SUMEKS CO JAKARTA Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Firli Bahuri ke Dewan Pengawas Dewas Jumat 11 3 Lembaga yang mewadahi eks pegawai KPK itu menilai Firli menggunakan anggaran komisi antirasuah untuk berkampanye Senior Investigator Rizka Anungnata mengatakan pihaknya menilai Firli telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku karena menggunakan fasilitas negara berupa SMS berantai atau SMS blast Dugaan Ketua KPK telah sewenang wenang menggunakan fasilitas KPK yang dibiayai oleh anggaran negara untuk kepentingan pribadinya berupa menyampaikan pesan SMS yang tidak terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kata dia dalam siaran pers Rizka membeberkan kronologis kasus yang berangkat dari pengakuan beberapa orang yang mendapatkan pesan singkat dari KPK RI Namun isi pesan tersebut tidak berkaitan dengan nilai nilai antikorupsi dan justru berisi pesan pribadi yang mengatasnamakan Ketua KPK Pesan tersebut sempat viral dan menjadi perbincangan publik di media sosial Baca Juga Firli Bahuri KPK Tak Terlibat Persaingan Politik Hal yang menjadi sorotan publik terkait beredarnya SMS Blast KPK RI antara lain pesan hanya mengatas namakan Ketua KPK kemudian pesan tidak mengandung nilai nilai antikorupsi atau berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya selaku ketua serta tidak jelasnya sumber anggaran yang digunakan untuk SMS blast tersebut kata Rizka Rizka menerangkan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya pengadaan SMS Masking di KPK Namun pengadaan tersebut berkaitan dengan kepentingan kegiatan LHKPN Hal ini lanjut dia dapat dilihat melalui situs LPSE Kementerian Keuangan bahwa anggaran pengadaan SMS Blast oleh KPK pada 2022 dengan nominal Rp 999 218 000 dipergunakan untuk kegiatan LHKPN Seperti permintaan token pemberitahuan LHKPN sudah di submit pemberitahuan LHKPN telah lengkap dan seterusnya Adapun persoalan apakah SMS Blast Firli menggunakan anggaran SMS Blast e LHKPN tidak pernah diklarifikasi dengan jelas oleh Plt Juru Bicara Ali Fikri Apabila tidak menggunakan anggaran tersebut hal yang selanjutnya patut dipertanyakan darimana anggaran itu berasal tanya Rizka Oleh karena itu mantan pegawai KPK menduga Firli sewenang wenang menggunakan fasilitas KPK yang dibiayai oleh anggaran negara untuk kepentingan pribadinya berupa penggunaan pesan SMS berantai Ketua KPK diduga melanggar Nilai Dasar Integritas sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 ayat 1 huruf d ayat 1 huruf o dan ayat 2 huruf i Peraturan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi Kami berharap Dewan Pengawas memeriksa laporan ini memproses dan kemudian dapat mencari pembuktian lain sehingga menjadi lebih kuat dan lengkap tandas dia tan jpnn nbsp
Firli Bahuri Kembali Dilaporkan ke Dewas
Jumat 11-03-2022,19:02 WIB
Editor : Admin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 19-09-2026,23:50 WIB
Sumsel United Tumbang 0-2 di Ciamis, SIap-siap PSPS Pekanbaru Menanti di Jakabaring 26 September 2026
Minggu 20-09-2026,07:00 WIB
Pentolan OPM Ditangkap usai Borong Senjata Api di Bandara Yahukimo
Sabtu 19-09-2026,23:28 WIB
Persebaya Alihkan Fokus ke Laga Berikutnya, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Usai Ditahan Garudayaksa 1-1
Minggu 20-09-2026,04:10 WIB
Unik, Handphone Baru Desain Jadul Bisa Buka TikTok & YouTube, Tapi Bukan Perangkat Android
Minggu 20-09-2026,13:37 WIB
Smartphone Honor 700 Pro: Ramaikan Tren Ponsel Layar Sekunder
Terkini
Minggu 20-09-2026,22:42 WIB
Atto 2 Makin Menggoda, BYD Yuan Up Terbaru Tembus 501 Km, Harga Mulai Rp170 Jutaan di China
Minggu 20-09-2026,21:26 WIB
Sementara, Indonesia Raih 5 Medali Asian Games 2026 hingga Minggu Sore, Ini Daftar Lengkap Peraihnya
Minggu 20-09-2026,21:08 WIB
Tinjau Posko Karhutla di OKU Selatan, Herman Deru Minta Satgas Siaga Penuh Ancaman Kekeringan
Minggu 20-09-2026,20:56 WIB
Launching Kamus Digital Bahasa Semende: Upaya Melestarikan Bahasa Daerah secara Global
Minggu 20-09-2026,20:52 WIB