SUMEKS CO PALEMBANG Majelis hakim pada tingkat banding Pengadilan Tinggi PT Palembang kuatkan putusan pengadilan Tipikor Palembang terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi Diketahui dalam petikan amar putusan banding Sabtu 2 3 majelis hakim banding PT Palembang DR Ahmad Yunus SH MH menyatakan menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Nomor 44 Pid Sus TPK 2021 PN Plg Dengan demikian vonis pidana penjara kepada kedua terdakwa tetap sama yakni untuk Ahmad Nasuhi mantan Plt Kabiro Kesra Sumsel diganjar 8 tahun penjara sementara untuk terdakwa Mukti Suliman tetap 7 tahun penjara Menanggapi vonis banding tersebut Redho Junaidi SH MH kuasa hukum terdakwa Ahmad Nasuhi mengatakan belum menerima salinan putusan resmi banding tersebut namun ia mengaku akan segera berkoordinasi dengan terdakwa Jika salinan putusan itu sudah kami dapat maka selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan klien untuk dicermati dipelajari dahulu putusan banding tersebut kata Redho dikonfirmasi Sabtu 2 4 Redho menilai putusan tersebut masih terlalu berat meskipun itu sudah separuh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum JPU Kejati Sumsel yang kala itu menuntut terdakwa selama 15 tahun penjara Karena menurutnya sebagaimana fakta dipersidangan yang dipermasalahkan hanya karena domisili yayasan sedangkan dalam fakta persidangan domisili yayasan sebelum Naskah Perjanjian Hibah Daerah NPHD ditandatangani itu berlokasi di Palembang Selama ini kan diasumsikan pihak penerima hibah itu pada saat tanda tangan NPHD itu domisilinya bukan di Palembang jelas itu salah besar ujarnya Hal itu lanjut Redho sesuai dengan bukti akan ia perlihatkan yaknk bukti akte yang terdaftar di Kemenkumham yang tidak mungkin bisa dimanipulasi oleh siapapun Lebih jauh dikatakannya dalam perkara ini ia menilai pihak jaksa tidak pernah untuk melakukan pengecekan data data langsung di Kemenkum dan HAM dan dibuat seolah olah dikaburkan Kami menduga dalam perkara ini seperti titipan ada hal yang semestinya harus digali namun nyatanya tidak dilakukan tukasnya Untuk diketahui terdakwa Ahmad Nasuhi serta Mukti Sulaiman dijatuhi vonis pidana oleh majelis hakim Tipikor Palembang dengan pidana masing masing selama 8 dan 7 tahun penjara Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP fdl
PT Kuatkan Putusan Terdakwa Mukti Sulaiman-Ahmad Nasuhi
Sabtu 02-04-2022,14:09 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,04:06 WIB
Lima Poin Menarik POCO F9 Ultra: Bawa Spesifikasi Kelas Flagship, Gaming & Multitasking
Jumat 06-11-2026,09:37 WIB
Hujan Ringan Diprakirakan Terjadi di 14 Daerah Sumsel, Bagaimana Cuaca Palembang, Lahat dan Pagar Alam?
Jumat 06-11-2026,05:42 WIB
Liga Europa - Lenny Joseph Permalukan Milan di Kandang, Kalah 0-2 dari Ferencvaros
Jumat 06-11-2026,09:31 WIB
Dari Washington ke Palembang: Ketika Kekuasaan Diuji oleh Kepercayaan Rakyat
Terkini
Jumat 06-11-2026,22:58 WIB
Ini 4 Negara Bisa Melintasi Selat Hormuz, Apa Kompensasinya Bagi Iran?
Jumat 06-11-2026,21:16 WIB
Diciduk, Usai 2 Sekawan Terekam CCTV Mencuri Sparepart Alat Berat Senilai Ratusan Juta
Jumat 06-11-2026,21:08 WIB
Letkol Czi Achmad Afandi SE MM MTrMil Jabat Dandim 0402/OKI-OI Gantikan Letkol Inf Gunawan Wibisono SH
Jumat 06-11-2026,20:39 WIB
Tanda WhatsApp Sedang Disadap dan Cara Mengamankan Akun Sebelum Terlambat
Jumat 06-11-2026,19:32 WIB