SUMEKS CO PALEMBANG Setelah berjam jam aksi demo yang dilakukan di Simpang Lima DPRD Sumsel oleh Aliensi BEM se Sumsel berujung tarik menarik pagar kawat pembatas antara pihak kepolisian dengan beberapa mahasiswa Rusuh yang terjadi karena ribuan mahasiswa yang mencoba masuk ke dalam kantor DPRD Sumsel dibelenggu oleh kawat berduri setinggi satu meter Oleh karena menunggu terlalu lama akhirnya mahasiswa berangsur menerobos kawat pembatas yang dibuat oleh pihak kepolisian dengan merapatkan barisan Bahkan tarik menarik pagar kawat antara mahasiswa dan kepolisian itu membuat heboh Tak hanya itu ada salah satu mahasiswa yang tangannya terluka akibat menarik pagar kawat tersebut Namun kawat pagar yang sebelumnya diterobos ditutup kembali oleh personel kepolisian meski sempat bersitegang dengan mahasiswa Hingga berita ini di turunkan mahasiswa masih merapatkan barisan untuk menunggu negosiasi dari pihak DPRD edy
Mahasiswa Terobos Kawat Berduri
Kamis 07-04-2022,16:48 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,21:52 WIB
Daftar Kota di Indonesia Berpotensi Dilanda UV Ekstrem, Jangan Abaikan Sunscreen
Jumat 04-09-2026,19:00 WIB
Suami Terkejut, Diputus Pengadilan Agama Telah Bercerai Padahal Surat Panggilan Sidang Tak Pernah Diterima
Sabtu 05-09-2026,04:03 WIB
Perbandingan Motor TVS Callisto Lama vs The All New Callisto, Apa Saja Bedanya?
Sabtu 05-09-2026,06:30 WIB
Subhanallah... 9 Hari Terjebak Dalam Lumpur, 2 Warga Nepal Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
Jumat 04-09-2026,19:14 WIB
Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla Materi Seskoad Penyuluhan di Kodim 0402/OKI
Terkini
Sabtu 05-09-2026,18:10 WIB
Tabrakan Beruntun di Tol Palindra KM 9, Bus DAMRI Terlibat, 14 Orang Luka-Luka
Sabtu 05-09-2026,18:08 WIB
320 Penerjun dari 5 Negara Ikuti Latihan Gabungan Bersama SGS di Langit Baturaja
Sabtu 05-09-2026,18:00 WIB
Dorong Pelayanan Publik yang Humanis, Kemenkum Sumsel Dukung Pasporia Sriwijaya Immigration Excellence
Sabtu 05-09-2026,17:53 WIB
Kemenkum Sumsel Ikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" di Kuala Lumpur, Dukung Penegasan Status WNI 1.512 Anak PMI
Sabtu 05-09-2026,17:51 WIB