SUMEKS CO PALEMBANG Berkas perkara dugaan korupsi penerbitan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap PTSL Badan Pertanahan Nasional BPN Kota Palembang tahun 2019 yang menjerat dua oknum ASN BPN resmi dilimpahkan ke Pengadilan Negeri PN Palembang Berkas perkara sebanyak dua bundel dibawa langsung oleh Jaksa Penuntut Umum JPU Kejari Palembang Hendy Tanjung SH yang kemudian diterima pihak PN Palembang melalui petugas Panitera Bainal Hakim SH MH Jumat 8 4 Diwawancarai usai pelimpahan berkas Hendy Tanjung SH yang juga Kasubsi Penuntutan Pidsus Kejari Palembang menyatakan pihak Pidsus Kejari Palembang telah resmi melimpahkan berkas tersebut kepada PN Palembang Dengan telah dilimpahkan berkas perkaranya jika nanti sudah dinyatakan lengkap oleh pihak PN Palembang tinggal nanti menunggu penetapan jadwal untuk disidangkan ujar Hendy Dijelaskannya dalam perkara ini dua tersangka yang dimaksud yakni Ahmad Zairil saat kasus ini terjadi menjabat sebagai Kasi Hubungan Hukum BPN Kota Palembang sekaligus ketua panitia adjudifikasi PTSL 2019 Saat ini tersangka Ahmad Zairil menjabat sebagai kepala BPN Kabupaten Empat Lawang sebut Hendy Sementara lanjut Hendy untuk tersangka lainnya yakni Joke adalah selaku Kasi Penataan dan Pemberdayaan di BPN Kota Palembang yang mana pa tahun 2019 terdakwa Yoke menjabat Kasubsi Penetapan Hak Tanah BPN Palembang dan juga Wakil Ketua Tim 2 Bidang Hubungan Hukum atau Yuridis Baca juga Lagi Pidsus Kejari Garap Dugaan Korupsi di BPN Kota Palembang Lebih jauh dikatakannya untuk saat ini dua tersangka telah dilakukan penahanan masing masing untuk tersangka Yoke di titipkan di rutan Polda Sumsel sementara untuk tersangka Ahmad Zairil dititipkan Dirutan Pakjo Palembang Disinggung terkait adakah tersangka lainnya ikut terjerat dalam perkara yang merupakan program dari Presiden RI Joko Widodo ini Hendy menjawab masih fokus dalam pembuktian perkara dipersidangan terlebih dahulu Namun tidak menutup kemungkinan apabila dalam pembuktian perkara nantinya terungkap fakta adanya tersangka baru dalam perkara ini tukasnya Diketahui kerangka perkara dugaan kasus tersebut terjadi bermula pada tahun 2019 dimana masyarakat di Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati Palembang melalui Lurah mengajukan penerbitan sertifikat tanah program PTSL Akan tetapi dalam perjalanannya pengajuan masyarakat melalui Program PTSL tersebut tidak diproses dan diterbitkan sertifikatnya Namun kedua tersangka tersebut disinyalir malah menerbitkan sertifikat tanah seluas 100 hektare yang diduga untuk pihak pihak tertentu Dimana dari penerbitan sertifikat tanah 100 hektare tersebut kedua tersangka menerima gratifikasi tanah di Kelurahan Karya Jaya Kertapati disinyalir tersangka Ahmad Zairil menerima gratifikasi berupa lahan 1 hektar sementara Yoke menerima 5 000 meter Akibat perbuatannya kedua tersangka pun akhirnya dijerat dengan empat Pasal sekaligus yakni Primer Pasal 2 ayat 1 atau Subsider Pasal 3 atau Pasal 12 a atau 12 B Jo Pasal 18 Undang Undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP fdl
Berkas Dilimpahkan, Dua Pejabat BPN Palembang Siap Disidang
Jumat 08-04-2022,15:46 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 05-09-2026,04:03 WIB
Perbandingan Motor TVS Callisto Lama vs The All New Callisto, Apa Saja Bedanya?
Sabtu 05-09-2026,06:30 WIB
Subhanallah... 9 Hari Terjebak Dalam Lumpur, 2 Warga Nepal Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
Sabtu 05-09-2026,08:57 WIB
300 Petenis Meja Veteran Ikuti Cheng Hoo Cup 2 Surabaya International Table Tennis
Sabtu 05-09-2026,05:47 WIB
Liga Inggris 2026-2027 - Liverpool Permalukan Ipswich di Kandang, Isak Borong 2 Gol
Sabtu 05-09-2026,05:34 WIB
Tablet Kertas iFlytek AI Note 2 Tercatat di Guinness World Records Sebagai Perangkat e-Ink Tertipis di Dunia
Terkini
Sabtu 05-09-2026,23:22 WIB
Bak Adegan Film! Kejar-kejaran Polisi dan Terduga Pengedar Narkotika Berakhir di Persawahan OKU Timur
Sabtu 05-09-2026,21:49 WIB
400 Butir Ekstasi Gagal Beredar di Ogan Ilir, Satres Narkoba Polres OI Lakukan Pendalaman Asal Barang
Sabtu 05-09-2026,20:36 WIB
Polres OKU Selatan Tanam 100 Kg Bibit Bawang Putih, Perkuat Ketahanan Pangan di Tanjung Kari
Sabtu 05-09-2026,20:32 WIB
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
Sabtu 05-09-2026,19:08 WIB