SUMEKS CO PALEMBANG Tujuh terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Kemenpora RI di Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan OKUS dijerat oleh Jaksa Penuntut Umum JPU Kejari OKUS dengan tuntutan pidana berbeda Dalam sidang yang digelar Rabu 11 5 dua terdakwa yakni Akmal Jailani sebagai pelaksana proyek pembuatan lapangan sepak bola mini di lima desa Kecamatan Tiga Dihaji serta Camat Tiga Dihaji bernama Zainal Muhtadin dituntut dengan pidana masing masing selama tujuh tahun penjara JPU Kejari OKUS Wawan Kurniawan SH MH di persidangan menjelaskan kedua terdakwa diganjar tujuh tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri atau orang lain melanggar Pasal 2 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 Ke 1 KUHP Hal hal yang memberatkan kedua terdakwa menurut JPU selain tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi keduanya tidak berterus terang dan memberikan keterangan yang berbelit belit di persidangan Hal hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum ungkap Wawan Selain itu kedua terdakwa dipersidangan dituntut dengan pidana tambahan berupa wajib membayar uang pengganti kerugian negara untuk terdakwa Akmal Jailani sebesar Rp150 juta sedangkan Zainal Muhtadin Rp400 juta yang mana apabila tidak sanggup dibayar maka diganti dengan pidana tambahan berupa pidana 3 5 tahun penjara Sementara untuk lima terdakwa lainnya mantan Kades Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKUS yakni Syamsul Bahri Firman Carles Martabaya dan Asroni dituntut pidana penjara masing masing selama lima tahun penjara Usai mendengarkan pembacaan tuntutan pidana tujuh terdakwa yang diharuskan secara visual dihadapan majelis hakim diketuai Efrata Heppy Tarigan SH MH kompak akan mengajukan pembelaan pledoi secara pribadi maupun tulisan melalui tim penasihat hukum masing masing Kami meminta waktu hingga Selasa pekan depan pak hakim guna membacakan pembelaan baik lisan maupun tertulis kata Arief Budiman SH kuasa hukum terdakwa Akmal Jailani Diketahui dalam perkara tersebut dari hasil pemeriksaan fisik item item pekerjaan yang ada pada kontrak kerja tidak sesuai dengan pelaksanaan fisik di lapangan sehingga hampir seluruh volume pekerjaan lebih kecil tidak sesuai dengan volume pekerjaan yang ada pada Harga Pedoman Setempat HPS Bahwa akibat perbuatan para terdakwa berdasarkan audit BPKP Sumsel telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp609 juta fdl
Tujuh Terdakwa Hibah Kemenpora Dituntut Berbeda
Rabu 11-05-2022,17:11 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,10:11 WIB
10 Rekomendasi HP Performa Ngebut Tanpa Lag Cocok untuk Pilihan Mahasiswa Akhir
Kamis 23-07-2026,11:30 WIB
5 Rekomendasi Smartphone 5G, Layar AMOLED dan Baterai Besar Terbaik 2026
Kamis 23-07-2026,11:30 WIB
Harga iPhone di Indonesia Juli 2026: iPhone 16 Turun Lagi, iPhone 15 Masih Bertahan
Kamis 23-07-2026,11:04 WIB
Cari HP RAM Besar dan Performa Ngebut, Ada 3 HP Rekomendasi Bisa Dipilih
Kamis 23-07-2026,12:07 WIB
4 Rekomendasi Laptop Murah untuk Mahasiswa 2026, Cocok untuk Skripsi, Editing, dan Kuliah Online
Terkini
Jumat 24-07-2026,09:12 WIB
Murah Tapi Ngebut! 5 HP Gaming Anti Panas Rilis Terbaru Juli 2026, Main Genshin hingga PUBG Makin Lancar
Jumat 24-07-2026,09:06 WIB
Keunggulan Ban Tubeless untuk Touring hingga Mobilitas Harian Dibandingkan Ban Biasa
Jumat 24-07-2026,08:39 WIB
Tim Olimpiade Ekonomi Indonesia Borong 4 Medali di IEO 2026 Shenzen, Salah Satunya Siswa SMAN 17 Palembang
Jumat 24-07-2026,08:12 WIB
Viral Video Pengendara Motor ‘Ban Gundul’ Kena Tilang, Satlantas Polrestabes: Hoaks!
Jumat 24-07-2026,08:00 WIB