SUMEKS CO Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Kemendikbudristek resmi membuka Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat MSIB angkatan 3 Mahasiswa yang memenuhi syarat awal mulai dapat melakukan registrasi di platform Kampus Merdeka sembari menunggu proses seleksi mitra mitra penyelenggara program Pada periode ini Kemendikbudristek akan membuka kesempatan bagi lebih dari 19 ribu mahasiswa untuk melakukan magang dan studi di lebih dari 150 mitra yang lolos proses seleksi Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan MSIB bukan program magang atau studi independen biasa Mitra Industri yang menjadi rekanan untuk MSIB adalah perusahaan dan organisasi kelas dunia yang sudah terjamin kredibilitasnya sehingga mahasiswa mendapatkan bimbingan dari para ahli berpengalaman Baca Juga Mahasiswa KKNT Unsri Diminta Untuk Beradaptasi Ketika kami meluncurkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka MBKM saya berpesan kepada para mahasiswa untuk menghadapi tantangan di lautan dunia nyata Mereka harus menjadi perenang yang andal yang menguasai berbagai macam gaya sehingga bisa menghadapi angin menghadapi ombak mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar kata Nadiem kepada wartawan Kamis 2 6 Sejak diluncurkan pada 2021 program MSIB telah menerjunkan lebih dari 37 ribu mahasiswa di lebih dari 250 mitra Jumlah ini tersebar di angkatan 1 dan angkatan 2 yang saat ini masih menjalani aktivitas magang dan studi independen Sungguh luar biasa bagaimana dalam waktu yang cukup singkat sudah ada puluhan ribu mahasiswa dari ratusan perguruan tinggi di Indonesia yang berani untuk mulai belajar berenang dengan mengikuti program program unggulan MBKM salah satunya magang dan studi independen bersertifikat imbuh Nadiem MSIB merupakan salah satu program Kampus Merdeka yang dirancang untuk memastikan para mahasiswa mendapatkan kompetensi terbaik kompetensi terkini dan kompetensi terdepan untuk menghadapi dunia masa depan Sementara itu Pelaksana tugas Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam menyampaikan saat ini Indonesia telah memasuki dunia digital pada tingkat advance Sekitar 23 juta lapangan pekerjaan hilang tergantikan oleh sistem otomasi cerdas robot machine learning dan sebagainya Meski demikian pekerjaan baru yang akan muncul jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang hilang Hanya catatannya banyak dari pekerjaan tersebut belum ada saat ini Oleh karena itu menjadi tugas perguruan tinggi untuk melengkapi para mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan pada masa kini dan masa depan Orang sudah berbicara tentang metaverse tentang artificial intelligence yang menggantikan banyak pekerjaan di dunia kita Tugas kita di Perguruan Tinggi memastikan anak anak kita para mahasiswa menjadi sarjana sarjana yang kompeten pungkas Nizam jpg jawapos ristekdikti
Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat, Dibuka untuk 19.000 Mahasiswa
Kamis 02-06-2022,17:06 WIB
Editor : Admin 01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,10:18 WIB
Cek, Prakiraan Cuaca Sumsel 26 Oktober-4 November 2026: Hujan Meluas, Ini Wilayah Berpotensi Petir
Minggu 25-10-2026,18:34 WIB
2 Tempat Hiburan Malam di Palembang Digerebek Polisi, 9 Orang Positif Narkoba
Minggu 25-10-2026,21:06 WIB
Hujan Deras di Cibinong, Jl Mayor Oking Terendam
Minggu 25-10-2026,18:49 WIB
Pemkot Palembang Bersama Kementerian PKP RI Mulai Percepat Rencana Revitalisasi Rusun Ilir Barat
Terkini
Senin 26-10-2026,18:12 WIB
Safari Jumat di Masjid Darussalam Muara Enim, Wagub Cik Ujang Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga
Senin 26-10-2026,17:58 WIB
IBL All Indonesian 2026 Memanas! Satria Muda Menang Lagi, 10 Klub Berebut Tiket Semifinal
Senin 26-10-2026,17:43 WIB
Kunjungan Kerja ke Kejari Ogan Ilir, Kajati Sumsel Ingin Perkuat Sinergi dan Koordinasi
Senin 26-10-2026,17:25 WIB
Polres OKI Ungkap Peredaran Sabu dan Etomidate Nilai Rp500 Juta, Sisir 25 Lokasi
Senin 26-10-2026,17:22 WIB