Banner Pemprov

Lexam Pelopor Motor Bebek Matic di Indonesia, Bodi Bebek Tapi Tak Perlu Oper Gigi

Lexam Pelopor Motor Bebek Matic di Indonesia, Bodi Bebek Tapi Tak Perlu Oper Gigi

Lexam--

SUMEKS.CO - Motor unik Lexam dari Yamaha, sepeda motor gabungan dari motor bebek dan kepraktisan motor matic. Bodinya bebek tapi tak perlu oper gigi.

Sejarahnya, Yamaha Lexam diluncurkan di Indonesia tahun 2011. Jadi, Yamaha waktu itu punya ide menggabungkan bentuk motor bebek dengan kepraktisan motor matic, hingga jadilah Lexam.

Motor ini pakai mesin 113,7 cc, transmisi CVT, tapi tenaga ke roda belakangnya tetap pakai rantai. Namun sistem transmisinya bukan kayak motor matic yang biasa kita lihat saat ini.

Yamaha Lexam adalah pelopor motor bebek matic (Betic) di Indonesia yang diluncurkan pada awal tahun 2011 oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YMKI).

BACA JUGA:Zontes 150X Motor Matic Pakai Rangka Aluminium Alloy Utuh & Pastinya Anti Karat

BACA JUGA:Polytron Fox 350, Motor Matic Listrik Buatan Lokal dengan Jarak Tempuh 130 Km dan Fitur Premium

Sayangnya, pasar Indonesia saat itu lebih terbiasa pada motor bebek manual atau skuter. Hingga akhirnya Lexam ini berhenti produksi pada tahun 2013. 

Motor ini bisa dibilang bukti kalau inovasi itu tidak selalu langsung diterima pasar. 

Kawin Silang Bebek dan Skutik 

Lexam menggunakan bodi, sasis, serta penggerak roda belakang berupa rantai (chain drive) seperti motor bebek konvensional, tetapi mengusung transmisi otomatis CVT (Continuous Variable Transmission) ala skuter matic tanpa perlu oper gigi.

Teknologi Y-CAT yang dibekali sistem transmisi khusus bernama Yamaha Compact Automatic Transmission (Y-CAT).Mesin berkapasitas 113,7 cc berpendingin udara yang menghasilkan tenaga sekitar 8,7 dk dan torsi 8,73 Nm.

Desainnya futuristik memiliki bodi bersudut tajam dengan tameng depan meruncing yang sempat dianggap terlalu radikal pada masanya.

Saat dirilis dengan harga sekitar Rp16,4 juta, konsumen bingung karena pengguna skutik menginginkan kepraktisan bagasi besar (yang tidak dimiliki Lexam karena posisi mesin dan rangka bebek), sedangkan penggemar bebek lebih menyukai operan manual. Masa edarnya pun sangat singkat (sekitar 2 tahun).

BACA JUGA:QJMotor Viento 180 ‘Merusak’ Standar Kelas Matic 150 cc Jepang, Panel Spidometer Full Touchscreen

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait