Warga Durian Daun Lakukan Aksi Damai di Akses Tol, ini Permintaannya
Warga Desa Durian Daun melakukan aksi massa, Senin (26/10/2026). Foto: Istimewa--
BANYUASIN, SUMEKS.CO - Ratusan warga Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten BANYUASIN, Provinsi Sumatera Selatan melakukan aksi damai di jalur akses Tol Palembang-Betung, Senin (26/10) sore.
Warga dalam aksinya meminta kepada pihak tol dan Bupati Banyuasin Askolani, untuk dibangunkan jembatan penghubung sehingga warga dapat menuju akses keluar masuk ke kebun karet, sawit dan lain sebagainya.
Jika tuntutan mereka diabaikan, tentunya akan ada aksi susulan dengan melibatkan lebih banyak massa baik dari masyarakat dan lainnya.
BACA JUGA:Update Terbaru Penyidikan Korupsi PDAM Tirta Betuah, Kejari Banyuasin Periksa 47 Saksi dan 4 Ahli
BACA JUGA:Dipimpin Danrem, Lahan Terbakar Milik Perusahaan di Banyuasin Disegel
Dalam aksi itu masyarakat bermodalkan spanduk, banner mengutarakan aspirasi mereka di akses jalan tol yang belum difungsikan untuk kendaraan itu, sehingga aksi itu tidak menganggu pengguna jalan.
"Kami hanya minta dibangunkan akses penghubung," kata koordinator lapangan aksi, Thomas ketika dihubungi Selasa (27/10/2026).
Karena menurut Thomas, jika tidak ada akses menuju kebun karet, sawit dan lainnya akan menganggu roda perekonomian masyarakat.
"Ada akses lain, tapi cukup jauh sekitar dua km," tukasnya.
Untuk saat ini masyarakat yang berjalan kaki saat hendak menuju kebun dapat melintasi pagar atau pembatas jalan tol, karena saat ini akses tol belum berfungsi.
BACA JUGA:Gerak Cepat Polda Sumsel, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diamankan di Banyuasin
BACA JUGA:Realiza Anticomas: Teknologi Pemadaman Karhutla dari Brazil Diujicoba di Banyuasin
Diakuinya kalau sudah hampir dua tahun usulan masyarakat untuk dibangunkan akses penghubung, tapi belum ada respon positif.
"Informasinya usai aksi ini akan ada pertemuan lagi di kantor bupati," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:











