Banner Pemprov

Kapolda Sumsel Terbuka Diklarifikasi Kompolnas soal Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan

Kapolda Sumsel Terbuka Diklarifikasi Kompolnas soal Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan

Kasus Dugaan Penganiayaan Wartawan di Palembang Jadi Perhatian Kompolnas, Ini Langkah Polda Sumsel--

SUMEKS.CO, PALEMBANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumatera Selatan pada 18–20 Oktober 2026.

Kunjungan ini untuk mendalami penanganan peristiwa kericuhan di depan Gerbang Pintu Mapolda Sumsel yang turut menjadi perhatian kalangan pers, termasuk dugaan penganiayaan terhadap wartawan.

Dalam kunjungan tersebut, tim Kompolnas melakukan klarifikasi dengan sejumlah pejabat Polda Sumsel serta menemui Koalisi Pers Sumatera Selatan guna mendengarkan informasi dan masukan dari kalangan jurnalis.

Langkah ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Kompolnas untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peristiwa tersebut sekaligus mendorong penanganan yang transparan, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.

Tim Kompolnas dipimpin Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid, M.Si., di dampingi Kabag Hubungan Antarlembaga dan Komunikasi Setkompolnas Kombes Pol. Dody Wirawijaya, S.I.K., serta Analis Kebijakan Ahli Pertama Setkompolnas Yozy Erfandi Pratama, S.H.

Kedatangan tim disambut Irwasda Polda Sumsel di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama pejabat utama Polda Sumsel.

BACA JUGA:Kompolnas Janji Kasus Kekerasan Jurnalis Saat Liput Demo Karhutla Diusut Hingga Ungkap Aktor Utama

BACA JUGA:Kompolnas RI Pantau Kesiapan Polres OKI dalam Operasi Ketupat 2026

Pada hari kedua, tim Kompolnas bertemu dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., dan Wakapolda Sumsel untuk menyampaikan maksud serta tujuan kunjungan kerja.

Kompolnas Klarifikasi Sejumlah Pejabat Polda Sumsel

Setelah pertemuan dengan pimpinan Polda Sumsel, tim Kompolnas melakukan klarifikasi bersama sejumlah pejabat terkait, yakni Irwasda, Kabid Propam, Karo Ops, dan Direktur Intelkam Polda Sumsel.

Klarifikasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kronologi kejadian serta langkah-langkah yang telah ditempuh kepolisian dalam menangani peristiwa di depan Mapolda Sumsel.

Selain meminta keterangan dari internal kepolisian, tim Kompolnas juga bertemu dengan Koalisi Pers Sumatera Selatan. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi perwakilan jurnalis untuk menyampaikan pandangan dan masukan terkait peristiwa yang menjadi perhatian insan pers.

Pengumpulan informasi dari berbagai pihak diharapkan membantu Kompolnas menelaah persoalan secara lebih objektif, termasuk menyangkut penanganan dugaan penganiayaan terhadap wartawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait