Banner Pemprov

15.000 Pelajar OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

15.000 Pelajar OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

Pelajar SMP di OKI berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui gerakan menulis cerpen bertema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI”. Foto : Sumeks.Co--

15.000 Pelajar OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Sebanyak 15.000 pelajar SMP se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui gerakan menulis cerpen bertema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI”. 

Penghargaan rekor tersebut diserahkan seusai Rapat Paripurna DPRD OKI dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI, di Kayuagung, Senin 12 Oktober 2026.

Gerakan bertajuk “Satu Anak Menulis, Satu Sekolah Menginspirasi” ini berlangsung selama satu bulan, mulai 12 September hingga 12 Oktober 2026. Selain mencatatkan prestasi, kegiatan tersebut menjadi upaya menumbuhkan budaya literasi dan mendorong kreativitas pelajar melalui karya tulis.

Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki, mengatakan pencapaian rekor tersebut bukan sekadar tentang jumlah peserta, melainkan bagian dari upaya membangun kebiasaan menulis dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan tentang masa depan daerahnya.

BACA JUGA:Korban Tenggelam di Retensi Silaberanti Ternyata Pelajar, Tubuh Tertelungkup di Tepi Kolam?

BACA JUGA:8 Rekomendasi HP Oppo Harga 2 Jutaan RAM Besar, Baterai Awet Cocok untuk Pelajar hingga Pekerja Lapangan

“Ini bukan sekadar rekor, melainkan langkah nyata memperkuat budaya literasi dan kreativitas generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Melalui gerakan ini, kita ingin anak-anak OKI berani menuangkan gagasan, mengembangkan imajinasi, dan menuliskan cita-cita mereka untuk masa depan daerah,” ujar Muchendi.

Menurutnya, kemampuan menulis penting untuk membentuk generasi yang kreatif, kritis, dan mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur. Melalui cerpen, pelajar dapat mengembangkan daya imajinasi sekaligus mengungkapkan harapan mereka mengenai pendidikan, lingkungan, kemajuan desa, teknologi, dan pembangunan OKI.

Muchendi menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang berpartisipasi, para guru yang mendampingi, serta orang tua yang mendukung gerakan tersebut.

“Saya mengapresiasi semangat para pelajar, dedikasi para guru, dan dukungan orang tua. Saya berharap gerakan ini tidak berhenti pada pencapaian rekor MURI, tetapi menjadi awal tumbuhnya kebiasaan membaca dan menulis di sekolah maupun di rumah,” katanya.

BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Bekali Pelajar Lewat Kompetisi dan Bootcamp Cari Aman Academy 2026

BACA JUGA:Lindungi Pelajar dari Asap Karhutla, Pemkab Ogan Ilir Melalui Dinkes Salurkan Masker ke Pesantren

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKI, Maulidini, menjelaskan kegiatan ini melibatkan 15.000 pelajar SMP dengan karya cerpen yang memiliki judul dan isi berbeda. Tema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI” dipilih untuk memberikan ruang bagi pelajar mengekspresikan impian, kreativitas, dan pandangan mereka tentang masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait