SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Cari Aman Academy merupakan program edukasi sekaligus kompetisi keselamatan berkendara tingkat nasional yang ditujukan bagi pelajar dan guru pembimbing dari sekolah binaan Safety Riding Honda. --
SUMEKS.CO - Komitmen Astra Motor Sumsel dalam mendorong edukasi keselamatan berkendara di kalangan pelajar kembali membuahkan prestasi. Perwakilan dari Astra Motor Sumatera Selatan, yaitu siswa serta guru dari SMKN 2 Palembang berhasil meraih Juara 2 Kategori Creative Activity dalam ajang Cari Aman Academy 2026 yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) pada 6–8 Oktober 2026 di Safety Riding Center Astra Motor Jawa Tengah.
Cari Aman Academy merupakan program edukasi sekaligus kompetisi keselamatan berkendara tingkat nasional yang ditujukan bagi pelajar dan guru pembimbing dari sekolah binaan Safety Riding Honda. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan sekolah binaan dari seluruh wilayah di Indonesia untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara.
Kontingen Sumatera Selatan diwakili oleh dua siswa SMKN 2 Palembang, yaitu Rahmat Pratama dan M. Jelang Ramadhan Safari sebagai Student/Agent, serta Ryan Mahesa, Kepala Jurusan TSM SMKN 2 Palembang, sebagai Guru/Task Force.
BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor
BACA JUGA:‘Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi’, Astra Motor Sumsel Gelar Talkshow Safety Riding di UIN Raden Fatah
Dalam kategori Creative Activity, tim Sumsel mengusung konsep “Stop atau Gas”, sebuah project aktivitas edukasi keselamatan berkendara yang dirancang agar lebih singkat, interaktif, dan mudah dipahami oleh pelajar. Konsep ini mengangkat pesan Cari Aman mengenai pentingnya memperhatikan kondisi kanan dan kiri saat melewati persimpangan serta meningkatkan kepekaan terhadap potensi bahaya di jalan.
Melalui permainan tersebut, peserta dihadapkan pada berbagai situasi yang membutuhkan pengambilan keputusan secara cepat, seperti kendaraan yang keluar dari gang, kendaraan melambat, persimpangan, pejalan kaki, hingga perubahan kondisi jalan.
Project ini menggunakan dua alat bantu utama, yakni papan situasi yang memuat lima skenario dan tongkat reaksi dengan tiga pilihan tindakan: Stop, Kurangi Kecepatan, dan Gas. Peserta kemudian mengikuti tahapan Lihat, Pikir, Pilih, Reveal, dan Skor untuk menentukan respons paling aman dari setiap situasi.
Konsep tersebut berangkat dari tantangan edukasi keselamatan berkendara yang sering kali masih identik dengan penyampaian teori. Melalui pendekatan permainan yang kompetitif dan interaktif, pesan keselamatan diharapkan lebih mudah diterima oleh generasi muda yang dekat dengan aktivitas visual dan partisipatif.
Marketing Manager Astra Motor Sumsel, Adrian Arlim, mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh perwakilan Sumatera Selatan sekaligus kreativitas siswa dan guru dalam mengemas pesan keselamatan berkendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




