Banner Pemprov

Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Bubusan Jejawi OKI hingga Tengah Malam

Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Bubusan Jejawi OKI hingga Tengah Malam

Babinsa Koramil SP Padang bersama tim gabungan lakukan pemadaman karhutla. Foto : Sumeks.Co--

Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Bubusan Jejawi OKI hingga Tengah Malam 

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) setiap hari terjadi dan terus meluas. Seperti karhutla di Desa Bubusan, Kecamatan Jejawi, Babinsa Koramil 402-03/SP Padang Kodim 0402/OKI-OI bergerak cepat melaksanakan pemadaman bersama tim gabungan. 

Pemadaman dilakukan hingga tengah malam pukul 23.45 WIB. Karhutla itu terjadi Rabu 7 Oktober 2026 sampai api yang melahap semak belukar padam. 

Upaya pemadaman dilakukan secara maksimal guna mencegah api meluas ke area lahan lainnya serta mengantisipasi dampak terhadap lingkungan dan permukiman warga.

Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol Inf, Gunawan Wibisono SH melalui Danramil 402-03/SP Padang Kapten CKE Kurniawan mengatakan, karhutla yang terjadi di Desa Bubusan untuk proses pemadaman berlangsung hingga malam hari. 

BACA JUGA:Gegara Asap Karhutla, Tiga Keberangkatan dan Dua Kedatangan Pesawat di SMB II Tertunda, Daftar Penerbangannya?

BACA JUGA:Gubernur Sumsel dan Wamen LH Turun ke Lokasi Lahan Gambut yang Terbakar, Pastikan Penanganan Karhutla

"Usai dilakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah api padam, Babinsa melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali menyala," ungkap Danramil, Kamis 8 Oktober 2026.

Lanjut dia, pihaknya terus menginstruksikan Babinsa untuk aktif memantau wilayah binaan, terutama terhadap potensi terjadinya karhutla. Dimana karhutla yang terjadi apabila tidak dilakukan pemadaman cepat maka akan terus meluas. 

"Kami begitu mendapat informasi adanya kebakaran, Babinsa langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Yakni pemadaman dan pendinginan," jelasnya. 

Pendinginan dilakukan memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada titik api yang kembali muncul. 

BACA JUGA:Hanya 3 Titik Karhutlah di Palembang, ISPU Tembus 717: Asap Pekat Dipastikan Kiriman dari Luar Kota

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Tinjau Posko Kesehatan untuk Masyarakat Terdampak Karhutla

Ia menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan peran serta seluruh pihak, termasuk masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran dan merugikan lingkungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: