Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Rawan Dioptimalkan Pemkab OKI
Bupati OKI, H Muchendi saat meninjau karhutla serta pembuatan embung air di Desa Pulau Beruang, Tulung Selapan. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Rawan Dioptimalkan Pemkab OKI
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan.
Masyarakat dilibatkan sejak upaya pencegahan, patroli dan deteksi dini hingga pemadaman awal serta pelaporan kejadian kepada pihak berwenang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab OKI mempercepat respons di tingkat desa, terutama di wilayah dengan tingkat kerawanan karhutla tinggi dan sangat tinggi. Berdasarkan Peta Sebaran Desa Rawan Karhutla Kabupaten OKI, terdapat 107 desa yang masuk kategori rawan.
Dari jumlah tersebut, 61 desa berada dalam kategori kerawanan tinggi dan sangat tinggi. Desa-desa itu tersebar di lima kecamatan, yakni Tulung Selapan sebanyak 17 desa, Pangkalan Lampam 12 desa, Cengal 12 desa, Sungai Menang 11 desa, dan Pampangan 8 desa.
BACA JUGA:Bupati OKI Pastikan Warga Terdampak Karhutla Dapat Layanan Kesehatan Gratis
BACA JUGA:Tak Ada Kata Enjoy Saat Warga Menderita: Ratu Dewa Luruskan Pernyataan Soal Asap Karhutla dan ISPA
Di tingkat desa, MPA berperan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla, patroli di kawasan rawan, serta pemantauan untuk mendeteksi potensi munculnya titik api.
Jika terjadi kebakaran, MPA dapat melakukan pemadaman pada tahap awal sesuai kemampuan dan sarana yang tersedia.
Setiap kejadian kemudian dilaporkan secara berjenjang kepada kepala desa dan pihak berwenang agar penanganan dapat segera ditingkatkan sesuai kondisi di lapangan.
Bupati OKI H Muchendi Mahzareki mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi penting karena mereka berada paling dekat dengan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.
BACA JUGA:Gandeng Warga Cegah Karhutlah, Pemda Siapkan Insentif
BACA JUGA:Pemkab Terus Siaga, Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla di OKI
“Karhutla harus dicegah dan ditangani sejak dini. Penguatan peran masyarakat di wilayah rawan penting agar ketika ada titik api, bisa segera diketahui, dilaporkan, dan ditangani sebelum meluas,” ujar Muchendi saat meninjau lokasi karhutla di Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Selasa 6 Oktober 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




