Banner Pemprov

Kabut Asap Tebal, Bandara SMB II Palembang Tunda 8 Penerbangan

Kabut Asap Tebal, Bandara SMB II Palembang Tunda 8 Penerbangan

Bandara SMB II Palembang.--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kabut asap yang menyelimuti udara Kota PALEMBANG, mulai berdampak pada penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Akibatnya, Bandara Internasional SMB II PALEMBANG, menunda delapan penerbangan pada Sabtu akibat kondisi jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Ahmad Syaugi Shahab dalam keterangannya di Palembang, Sabtu, mengatakan delapan penerbangan yang terdampak terdiri atas empat penerbangan kedatangan dan empat penerbangan keberangkatan karena jarak pandang yang mencapai 600 meter.

Untuk penerbangan kedatangan yang terdampak yakni QG 980 rute Jakarta-Palembang yang mengalami return to base (RTB), IU 933 rute Yogyakarta-Palembang, IU 924 rute Jakarta-Palembang, dan GA 102 rute Jakarta-Palembang.

BACA JUGA:Rangkaian HUT ke-2 PT Angkasa Pura Indonesia, Bandara SMB II Gelar ‘InJourney Airport Blood Donor Day’

BACA JUGA:Kabut Asap Kembali ‘Ganggu’ Pendaratan Pesawat di Bandara SMB 2 Palembang, Visibilitas Minim di Bawah 700 M

Sementara itu, empat penerbangan keberangkatan yang mengalami penundaan yakni QG 981 rute Palembang-Jakarta, IU 964 rute Palembang-Jakarta, IU 871 rute Palembang-Jakarta, dan GA 107 rute Palembang-Jakarta.

"Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan," kata Ahmad Syaugi.

Pihaknya terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan kondisi cuaca di sekitar Bandara SMB II Palembang.

Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama selama kondisi jarak pandang belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.

BACA JUGA:Tepati Janji, Trump Sambut XI Jinping di Bandara, 2 Jet Tempur Melintas

BACA JUGA:Takut Ditangkap Mamdani, Pesawat Netanyahu Tidak Mendarat di Bandara JFK

Seluruh pengguna jasa juga diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing. (dri)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait