Banner Pemprov

Asap Karhutla Mengancam Anak, Ini Dampak Jangka Panjang bagi Kesehatan

Asap Karhutla Mengancam Anak, Ini Dampak Jangka Panjang bagi Kesehatan

Kabut asap masih menyelimuti Kota Palembang hingga ke pemukiman warga meski sedikit mulai reda.--sumeks.co

SUMEKS.CO,- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tidak hanya menimbulkan persoalan lingkungan dan mengganggu jarak pandang.

Asap yang dihasilkan juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Paparan asap karhutla dalam waktu singkat dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti batuk, mata perih, tenggorokan terasa gatal hingga sesak napas.

Namun, persoalan yang perlu menjadi perhatian adalah dampak paparan asap secara berulang atau dalam waktu panjang terhadap kesehatan anak.

BACA JUGA:Palembang Kian Pengap, Dampak Asap Karhutla Kiriman OKI, OI, Banyuasin, PALI, dan Muara Enim

BACA JUGA:Lindungi Pelajar dari Asap Karhutla, Pemkab Ogan Ilir Melalui Dinkes Salurkan Masker ke Pesantren

Seperti dirangkum dari berbagai sumber Rabu 30 September 2026, asap karhutla mengandung berbagai jenis polutan, termasuk partikel halus berukuran sangat kecil atau PM2.5.

Partikel tersebut, dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan mencapai bagian paru-paru.


Asap karhutla semakin mengkhawatirkan, masyarakat diminta waspada ISPA--Doc sumeks.co

Karena sistem pernapasan anak masih berkembang, paparan polusi udara menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai.

Salah satu dampak jangka panjang yang mungkin terjadi adalah terganggunya perkembangan dan fungsi paru-paru.

Paparan polusi udara secara terus-menerus dapat memicu peradangan pada saluran pernapasan.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kapasitas dan kesehatan paru-paru anak hingga mereka tumbuh dewasa.

BACA JUGA:Hujan Turun, Kabut Asap Karhutla di Sumsel Langsung Hilang? Ini Faktanya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait