Listrik di Desa Mulyasari Sebulan tak Menyala
Gardu listrik Desa Mulyasari. Foto: Istimewa--
TANJUNG LAGO, SUMEKS.CO - Sudah sebulan ini pelanggan listrik PLN di Desa Mulyasari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, tidak menyala alias mati. Akibatnya, warga tidak bisa menikmati aliran listrik perusahaan listrik negara tersebut.
Ahmad Roba'i, warga Desa Mulyasari menuturkan bahwa listrik PLN di desanya tidak menyala alias mati di tiga RT. Yakni RT 13, RT 14, RT 15, dan RT 16. Matinya listrik bukan tidak kuat daya. Melainkan tidak menyala sama sekali.
"Kalau kurang kuat daya, lampu masih menyala, tetapi tidak terang. Ini mati nian, pak," kata Ahmad Roba'i saat dihubungi SUMEKS.CO, Selasa (29/9/2026).
Pihaknya sendiri, sambung Ahmad Roba'i, bingung mau melapor ke mana. "Kami dak tahu nak melapor ke mano, pak," ujar Ahmad Roba'i.
BACA JUGA:Jawab Kebutuhan Keselamatan Ketenagalistrikan di Ruang Publik, PLN UID S2JB Perkuat Kolaborasi
BACA JUGA:Petugas PLN UP3 Berjibaku Pulihkan Infrastruktur di Tanjung Api-api Akibat Karhutla
Pelanggan PLN yang tidak bisa menikmati aliran listrik, tambah Ahmad Roba'i, jumlahnya mencapai 150 KK atau pelanggan yang ada di empat RT tersebut. "Sudah sebulan ini kami dak menikmati aliran listrik PLN. Malam gelap, peralatan elektronik dak biso digunakan," imbuhnya.
Diakuinya, listrik PLN masuk ke desanya di awal tahun 2000. Namun tepatnya tahun berapa, dia lupa. Sejak listrik PLN masuk desa, belum pernah warga mengalami kejadian seperti ini. "Baru kali ini, listrik dak menyala selamo sebulan," jelasnya.
Bagaimana dengan pembayaran listrik setiap bulannya? Dia menambahkan bahwa, walaupun listrik tidak menyala, pelanggan listrik pascabayar, tetap melaksanakan kewajibannya membayar rekening listrik. Pelanggan listrik non subsidi tetap membayar tagihan pemakaian bulanan.
"Rato-rato Rp200 ribu per pelanggan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
